Kesan Siti Atikoh Berlari saat Ambarawa Heritage Run 2019
Siti Atikoh Ganjar Pranowo berlari bareng peserta Ambarawa Heritage Run (AHR) 2019, Minggu (27/10/2019) pagi.
Penulis: amanda rizqyana | Editor: Daniel Ari Purnomo
"Kami sempat waswas karena saat sedang berlari diklakson kendaraan-kendaraan, karena start awal memang melintasi jalan raya provinsi. Semoga jadi pertimbangan panitia agar membuat rute lari lebih save, nyaman dan berkesan untuk peserta," urainya.
Meski demikian, ia tetap mengapresiasi dan berharap gelaran ini semakin baik dan semakin bagus pada tahun berikutnya.
Pada kesempatan yang sama Bendahara AHR 2019, Parkiyatno Sukarno Soetodimejo menyampaikan peserta yang mengikuti acara ini sebanyak 2 ribu orang.
Sekitar 70 orang di antaranya berasal dari Belanda, Jepang, Malaysia, hingga Kenya dan Ethiopia.
Pada gelaran kedua AHR yang bertajuk Save Our Heritage Nature and Run For Our Generation bisa menjadi agenda tahunan di Kabupaten Semarang dan Jawa Tengah.
"Saya berharap event ini menjadi agenda rutin sehingga bisa mendatangkan lebih banyak pelari dan wisatawan," kata dia.
Bupati Semarang, Mundjirin saat membuka acara menyatakan mengungkapkan even olahraga ini bisa mendorong menciptakan masyarakat yang sehat dan sejalan dengan program Kotaku yang digagas pemerintah.
"Kotaku merupakan Kota Tanpa Kumuh. Dengan banyaknya event di Kabupaten Semarang, maka kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kesehatan akan terjaga," tutupnya. (Tribun Jateng/Amanda Rizqyana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/siti-atikoh-berlari-bareng-ahr-2019.jpg)