Mengenal Sad Clown Paradox, Orang yang Terlihat Paling Bahagia adalah yang Paling Sedih

Pada tahun 2014, Robin Williams melakukan bunuh diri dengan cara menggantung diri pada usia 63.

Mengenal Sad Clown Paradox, Orang yang Terlihat Paling Bahagia adalah yang Paling Sedih
Kolase: Warner Bros/Miramax/KompasTV
Sindrom Sad Clown Paradox, dari Robin Williams hingga Nunung. 'Orang terlihat paling bahagia adalah yang paling sedih'. 

TRIBUNJATENG.COM - Sad Clown Paradox mulai mencuat ketika Robin Williams meninggal pada tahun 2014 yang lalu.

Pada tahun 2014, Robin Williams melakukan bunuh diri dengan cara menggantung diri pada usia 63.

Komedian asal Amerika Serikat itu hidup dengan penuh depresi sepanjang masa tuanya.

Beberapa bulan sebelum ini ada juga viralnya si badut sedih penuh keganasan Joker yang membuat banyak orang terkesima dengan kesedihan yang ia derita dalam film tersebut.

Dan kali ini di Indonesia, seorang hakim yang menangani Nunung, artis komedian, mengatakan:

"Ini kan kerjaanya setiap hari cengengesan (di televisi) kok bisa stres?"

Demikian Hakim Djoko Indiarto berujar saat Dokter Herny Taruli Tambunan, saksi dari Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), Jakarta Timur, memberi keterangan dalam kasus narkoba dengan terdakwa Tri Retno Prayudati alias Nunung dan suaminya July Jan Sambiran.

K
Robin Williams menjadi anggota cheerleader, 1980. (taringa)

Keterangan Herny serta pertanyaan Djoko terlontar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2019) dilansir dari Intisari.

"Kalau depresi itu seperti seribu wajah."

"Kalau kita di sini, satu dari empat orang di ruangan ini pasti mengalami depresi."

Halaman
1234
Editor: muslimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved