Prabowo Kerap Gemborkan Isu Ekonomi Tapi di Kabinet Malah Jadi Menhan, Ini Kata Fadli Zon

Wakil ketua Gerindra, Fadli Zon mengatakan bahwa Prabowo Subian to tidak pernah meminta-minta untuk dijadikan menteri.

Prabowo Kerap Gemborkan Isu Ekonomi Tapi di Kabinet Malah Jadi Menhan, Ini Kata Fadli Zon
tribunnews.com
Prabowo Kerap Gemborkan Isu Ekonomi Tapi di Kabinet Malah Jadi Menhan, Ini Kata Fadli Zon 

Fadli kemudian lanjut menjelaskan banyak faktor-faktor yang mempengaruhi kehidupan ekonomi Indonesia, baik dari faktor eksternal maupun internal sehingga 100 hari pertama ia berharap ada perubahan di bidang ekonomi.

"Karena kita melihat faktor internal maupun faktor eksternal, ada perang dagang di sana (Tiongkok dan Amerika Serikat), dan juga faktor-faktor yang terjadi di dalam negeri. Saya kira yang harus menjadi jawaban mungkin 100 hari pertama Kabinet Indonesia Maju ini, bagaimana terjadi perubahan-perubahan khususnya di bidang ekonomi. Dan ini yang kita harapkan bisa diselesaikan oleh pemerintah sekarang, jadi saya kira kita tentu perlu memberikan ruang untuk bergerak bagi kabinet ini untuk melihat ke depan," ujarnya.

Lem Aibon Rp 82 M, Guntur Romli Kecewa: Anies Baswedan Malah Ngeles

Chord Kunci Gitar Fiersa Besari Celengan Rindu

Video Geger Anak Bunuh Ayah Kandung di Tegal

Letakkan Kamera Tersembunyi di Dalam Bra, Wanita Ini Terkejut Melihat ke Mana Arah Mata Para Pria

Fadli Zon lantas mengatakan bahwa sebaiknya masyarakat menunggu terobosan-terobosan para menteri, meski ada beberapa menteri yang dianggap tidak cocok menempati posisi itu.

"Kita perlu memberikan ruang untuk bergerak bagi kabinet ini untuk melihat ke depan, Saya kira kalau kita menyimak dari tanggapan masyarakat ada pro dan kontra, memang sebagian atau sebagian besar orang itu duduk pada tempatnya, tapi ada beberapa yang dianggap tidak pada tempatnya. Saya kira itu juga satu hal yang patut untuk dievaluasi," ujarnya.

Terlebih, menurutnya kemneterian yang bersentuhan langsung oleh masyarakat menjadi sangat sensitif.

"Terutama di kementerian-kementerian yang sangat sensitif menyangkut masalah agama, pendidikan, dan sebagainya. Itu kan menyangkut masalah orang kebanyakan. Saya kira penilaian terhadap itu menjadi perlu perhatian yang lebih," ujarnya.

Tak hanya itu, Fadli Zon menekankan bahwa di bidang ekonomi, bangsa Indonesia juga memiliki tantangan yang begitu berat.

"Tapi di luar itu terutama dalah bagaimana tim ekonomi bisa menjawab tantangan-tantangan di bidang ekonomi ini yang menurut saya beban yang begitu berat,Jadi seharusnya yang mendapat beban ini boleh tertawa, karena beban ini saya kira luar biasa beratnya untuk dihadapi,"tambahnya.

Fadli Zon memuji Jokowi bahwa saat ini Jokowi telah mementingkan output daripada proses sehingga pencapaian-pencapaian bisa sesuai dengan target yang direncanakan.

"Ini bukan sekedar proses jadi output (hasil) itu lebih penting ketimbang proses, ini suatu kemajuan berpikir dari presiden sekarang, bahwa bukan hanya sekedar rutinitas dan persoalan proses tadi, tapi delivery-nya (penyampaian) seperti apa, saya kira ini tepat, delivery seperti apa yang diharapkan masyarakat, menurut saya harusnya seesuai dengan target,"

Halaman
1234
Penulis: Wahyu Ardianti Woro Seto
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved