Dedy Yon Kabulkan Permintaan SLB Negeri Kota Tegal, Berikan Sertifikat dan Asrama Dinsos
Kabar gembira diterima oleh Sekolah Luar Biasa Negeri (SLB N) Kota Tegal. Kurangnnya ruang belajar dan ketidaklayakan gedung tempat belajar
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Kabar gembira diterima oleh Sekolah Luar Biasa Negeri (SLB N) Kota Tegal.
Kurangnnya ruang belajar dan ketidaklayakan gedung tempat belajar anak- anak difabel di Kota Tegal, akan teratasi.
Kepala Sekolah SLB N Tegal, Sepholindarsih mengatakan, sejak 1983 gedung di SLB N Kota Tegal belum pernah dirombak.
Menurut Pholin, pihaknya terkendala dengan sertifikat tanah yang dimiliki SLB N Kota Tegal.
"Kami sudah mengajukan bantuan fisik ke provinsi dan pusat.
Tapi karena tanahnya belum tersertifikat, jadinya tidak dapat," kata Pholin kepada tribunjateng.com, Kamis (31/10/2019).
• BREAKING NEWS : Gubernur Ganjar Lantik Heru Setiadhi sebagai Pj Sekda Jateng
• BREAKING NEWS : Tukang Rujak di Semarang Temukan Cairan Darah Menetes dari Tempat Sampah
• Tim Mabes Polri Periksa Mobil Dinas di Polres Salatiga Pastikan Layak Pakai
• BPBD Kota Semarang Imbau Warga Waspada Banjir dan Tanah Longsor di Musim Hujan, Ini Daerah Rawannya
Pholin mengatakan, usai Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyon, meresmikan kantin milik SLB N Kota Tegal pada Rabu (16/10/2019), ia mendapat panggilan audiensi.
Dalam audiensi tersebut, menurut Pholin, wali kota akan segera memproses sertifikat gedung SLB N Kota Tegal.
Bahkan, wali kota akan memberikan gedung Dinas Sosial Kota Tegal, yang selama ini dipinjam sebagai ruang belajar.
"Saya sampaikan ke pak wali, meski gurunya dari provinsi tapi murid-muridnya kan orang Kota Tegal.
Jadi kami senang, asrama Dinsos akan diserahkan.
Sertifikat juga diusahakan," ungkapnya.
Pholin mengatakan, SLB N Kota Tegal beralih di bawah Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah, pada 2016.
Sejak saat itu, bantuan seperti makanan atau jajan dari Pemerintah Kota Tegal turut dihentikan.
Awalnya ia sempat pesimis, tiga kali mengirim permohonan audiensi dengan Wali Kota Dedy Yon namun tak kunjung mendapat panggilan.
"Saya merasa jika wali kota tahu keberadaan SLB, maka dia akan selalu baik.
Ia akan tahu apa yang harus dibantu, dilakukan, dan diperhatikan," ungkapnya. (fba)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/slb-dedy-yon-e.jpg)