UMK Kabupaten Pekalongan 2020 Masih Tarik Ulur, SPN Minta Upah Setara PNS Golongan 3

Dewan Pengupahan Kabupaten Pekalongan sepakat untuk merekomendasikan kepada Bupati terkait usulan Upah Minimun Kabupaten (UMK) Kabupaten Pekalongan.

UMK Kabupaten Pekalongan 2020 Masih Tarik Ulur, SPN Minta Upah Setara PNS Golongan 3
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Edy Harijanto (tengah) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kabupaten Pekalongan usai rapat bersama dewan pengupahan di kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dan Tenaga Kerja Kabupaten Pekalongan,Jum'at (01/11/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Dewan Pengupahan Kabupaten Pekalongan sepakat untuk merekomendasikan kepada Bupati terkait usulan Upah Minimun Kabupaten (UMK) Kabupaten Pekalongan.

"Dari hasil rapat Dewan Pengupahan, SPN pada intinya memahami aturan sesuai formula PP 78 tahun 2013 yaitu sebesar 8,51 namun mereka menolak angka hasil formula tersebut.

Pada intnya, SPN tetap memahami aturan yang ada," kata Edy Harijanto Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kabupaten Pekalongan usai rapat bersama dewan pengupahan di kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dan Tenaga Kerja Kabupaten Pekalongan,Jum'at (01/11/2019).

Edy menyebutkan dari hasil rapat, SPN mengusulkan UMK tahun 2020 disetarakan PNS golongan IIIA sebesar Rp 2,5 juta.

Menurutnya, UMK yang diusulkan dewan pengupahan sesuai dengan PNS golongan IIA.

Polisi di Brebes Diajari Keterampilan Bermotor Trail oleh Freestyler Loenpia Xtreme Semarang

Bak Model Profesional, Bupati Achmad Husein dan Istri Melenggak di Banyumas In Fashion 2019

KIP Jateng Minta Kades di Brebes Tak Takut saat Warga Minta Informasi Terkait Kebijakan dan Keuangan

Kontraktor Tak Laksanakan Perintah, Bupati Purbalingga Ungkap Kekecewaan

"Golongan II A kan gaji pokoknya Rp.2.044.000.

Tetapi usulan mereka (SPN) kami masukkan kedalam berita acara (apabila menjadi pertimbangan bupati) karena itu kejadian khusus yang terjadi di rapat rekomendasi UMK," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPC SPN Kabupaten Pekalongan Ali Soleh mengatakan dari hasil rapat bersama dewan pengupahan hanya Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kabupaten Pekalongan yang menolak usulan besaran UMK sebesar Rp 2.018.161.

"Hasil rapat tersebut hanya SPN yang menolak.

Karena, itu belum cukup untuk hidup layak, itu hanya cukup untuk pekerja yang lajang atau belum berkeluarga."

"Sementara realita dilapangan angka itu untuk buruh yang sudah berkeluarga," katanya.

Ali mengusulkan besaran UMK tahun 2020 yaitu setara dengan PNS Golongan IIIA yaitu sekitar Rp. 2,5 juta.

"Tadi SPN mengusulkan UMK tahun 2020 setara dengan PNS golongan IIIA sebesar 2,5 juta," tambahnya. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved