Rabu, 29 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kontraktor Tak Laksanakan Perintah, Bupati Purbalingga Ungkap Kekecewaan

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi kecewa melihat lambannya perkembangan pembangunan jalan penghubung Karangaren – Purwodadi, Jumat (01/11).

Penulis: khoirul muzaki | Editor: muh radlis
IST
Bupati Banjarnegara Dyah Hayuning Pratiwi kecewa saat tinjau jalan Karangaren-Purwodadi Purbalingga 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi kecewa melihat lambannya perkembangan pembangunan jalan penghubung Karangaren – Purwodadi, Jumat (01/11).

Karenanya, ia mengagendakan untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kegiatan pembangunan proyek infrastruktur yang belum selesai.

Bupati mengungkapkan, secara umum progress pembangunan beberapa proyek di Purbalingga relatif aman atau dimungkinkan bisa selesai tepat waktu.

Kecuali untuk proyek Pemeliharaan Jalan Karangaren - Purwadadi, Kecamatan Kutasari, bupati mengaku kecewa.

Bahkan, perintah Tiwi agar pengerjaan proyek itu dikebut dengan cara dilembur pun tidak dilakukan oleh kontraktor.

“Seminggu yang lalu sudah saya perintahkan untuk dikebut dan ditambahi jumlah pekerjanya, namun hari ini, masih ajeg.

Ini sepertinya tidak ada perkembangan sama sekali.

Nanti alasan karena hujan,” ungkap bupati kecewa.

70 UMKM Siap Ekspor Ikut Pameran BI Jateng di Lawang Sewu, Semua Transaksi Pakai QR Code

Sadar Batas Kemampuan Anggaran Pemkab, Bawaslu Demak Akhirnya Tandatangani NPHD Pilkada 2020

Tim Evakuasi Bergerak ke Lokasi Penemuan Jenazah Hangus Terbakar di Lereng Gunung Merbabu

Sindir DPRD Kendal, Ganjar : Ini Bikin Kendal Tidak Jadi Menarik

Awal monitoring kegiatan pekerjaan infrastruktur, bupati meninjau rehabilitasi trotoar di jalan Isdiman Kelurahan Purbalingga Wetan dan jalan Suprapto.

Pekerjaan pembangunan trortoar ini pun dinilai kurang memuaskan.

Bupati juga meninjau pembangunan Instalasi Bedah Sentral (IBS) di RSUD Gutheng Tarunadibrata.

Untuk proyek itu, Tiwi yakin, pekerjaan pembangunan gedung IBS dapat rampung sesuai jadwal.

Dari data yang ada pembangunan gedung IBS ini dikerjakan oleh PT Mitra Andalan Sakti dengan dana DAK senilai Rp. 18.812.623.435.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sigit Subroto menjelaskan, data paket pekerjaan konstruksi sampai tanggal 1 November terdapat 34 kegiatan sudah selesai.

Adapun data pelaksanaan pakerj pekerjaan konstruksi Tahun 2019 yang belum selesai sampai 1 November 2019 ada 50 paket.

Dari paket pekerjaan yang belum selesai ini tidak semua mengalami keterlambatan, namun karena waktu pekerjaannya masih ada.

Karena itu, pihaknya akan mendorong pelaksana untuk dapat merampungkan sesuai jadwal dan sesuai kualitas. (aqy)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved