Jumat, 15 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Fenomena Warga Desa Karangreja Purbalingga, Hidup Tak Tenang Dikejar Rentenir

Modal jadi kebutuhan vital masyarakat untuk berbagai keperluan hidup khususnya dunia usaha.

Tayang:
Penulis: khoirul muzaki | Editor: muh radlis
THINKSTOCK
Ilustrasi uang 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Modal jadi kebutuhan vital masyarakat untuk berbagai keperluan hidup khususnya dunia usaha.

Sayangya, tidak semua masyarakat mampu mengakses modal dari bank swasta atau pemerintah dengan bermacam alasan.

Mulai ketiadaan jaminan yang jadi syarat utama untuk meminjam, hingga prosedur yang ribet serta lamanya proses cair.

Ini ternyata ditangkap sebagai peluang bagi para rentenir untuk menawarkan jasa peminjaman uang.

Masyarakat biasa menyebutnya dengan istilah bermacam, mulai bank tongol, bank plecit, bank titil.

Kehadiran mereka seakan menjadi solusi sesaat bagi warga yang membutuhkan uang mendesak.

Namun jadi bumerang kemudian dengan bunga menjerat.

Mereka pun punya pasar tersendiri ternyata.

Masyarakat desa dengan kemampuan ekonomi menengah ke bawah jadi sasarannya.

Agus Sutoro Kasi Pelayanan Desa Karangreja Kecamatan Kutasari Purbalingga mengatakan, banyak warganya kini yang terjerat hutang bank tongol.

Wajar saja banyak warga yang tertarik meminjam uang di rentenir.

Iming-iming rentenir memang membuat warga mudah tergiur.

Mereka menawarkan berbagai kemudahan untuk mendapatkan pinjaman, mulai proses pencairan yang sangat cepat, hingga tanpa jaminan seperti disyaratkan bank resmi.

Mereka pun rajin mendatangi warga dari rumah ke rumah untuk menawarkan jasanya.

Warga butuh uang tidak begitu banyak, namun tidak memiliki jaminan untuk meminjam di bank resmi, mudah tergiur dengan jasa peminjaman ini.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved