Berita Brebes
Bank Sampah Desa Randusanga Kulon Brebes Manfaatkan Limbah Plastik Jadi Paving Block
Bank Sampah Desa Randusanga Kulon, Brebes, memanfaatkan limbah sampah plastik menjadi barang bernilai ekonomis.
Penulis: Wahyu Nur Kholik | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATEG.COM, BREBES - Bank Sampah Desa Randusanga Kulon, Kecamatan/Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, memanfaatkan limbah sampah plastik menjadi barang bernilai ekonomis.
Lebih satu ton plastik yang terkumpul setiap bulan di bank sampah tersebut dari 600 nasabah mampu menghasilkan belasan hingga puluhan paving block lantai setiap harinya.
Meski belum diperjualbelikan secara luas, namun saat ini pemerintah desa memanfaatkannya untuk mempercantik lantai halaman lokasi bank sampah dan balai desa setempat.
Baca juga: "Yuh Ngasab Lur" Sabet Penghargaan IID 2025, Inovasi Turunkan Angka Pengangguran di Brebes
Rabu 13 Mei 2026, Tribunjateng.com melihat lautan sampah menumpuk di halaman rumah Kepala Desa Randusanga Kulon, Afan Setiyono, yang menjadi gudang bank sampah.
Ada limbah bekas air minum, plastik kemasan makanan, bumbu dapur, jajanan, plastik es sampai tas kresek.
Plastik limbah bekas air mineral dan gelas plastik menjadi favorit karena memiliki nilai jual tinggi.
Selain sampah plastik, ada juga sampah baju bekas dan sepatu bekas yang rencananya akan dibuat menjadi tanggul banjir rob.
Satu pekerja terlihat sedang melakukan proses pembuatan, mulai dari pembakaran hingga pencetakan paving block.
Afan Setiyono meyebut, sampah yang selama ini tidak diterima di pengepul barang bekas menjadi prioritas.
"Kita prioritas sampah yang tidak laku di rongsokan, salah satu contohnya kemasan makanan," tuturnya.
Sampah plastik itu, kata Afan, bisa menjadi meja kursi untuk taman dan paving block dengan cara di bakar kemudian di padatkan.
Sementara untuk sampah multiyears, dikelola menjadi ecobrik.
"Untuk sampah organik, kami menyampaikan kepada masyarakat untuk dibuat kubangan supaya tidak membuang secara langsung di dalam TPS," tandasnya.
Bank sapah itu mulai beroperasi sejak Januari 2026 saat TPA di wilayah Kaliwlingi ditutup karena overload.
"Artinya kami juga berpikir sampah yang di wilayah desa, penduduk sampai 9.000, mau dikemanakan, sehingga inisiatif ini timbul kita kelola dengan cara-cara inovasi dan dapat pendampingan dari Kecamatan Brebes," terangnya.
| "Daripada Duitnya Buat Polisi" Alasan 4 Oknum Ini Ajak Damai Korban Pencabulan di Brebes |
|
|---|
| Tampang Oknum Polisi, Pengacara dan Wartawan Diduga Intimidasi Korban Pencabulan Adik Ipar di Brebes |
|
|---|
| Perpanjangan SK PPPK Brebes, Tegaskan Komitmen Pemerintah Daerah Jaga Pelayanan Publik |
|
|---|
| Korban Tewas Akibat Kecelakaan Truk KDMP Bertambah 1 Orang Setelah Dirawat 24 Jam di RS Brebes |
|
|---|
| SPRIN Jadi Harapan Baru Tekan Angka Kematian Ibu Hamil di Brebes saat Melahirkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260514_limbah-sampah-plastik-paving-block.jpg)