Prabowo Ingin Bahas Anggaran Secara Tertutup, Politisi PDIP: Harusnya Terbuka Biar Rakyat Tahu

Komisi I DPR RI dari Fraksi PDIP, Effendi Simbolon mengaku bahwa ia menginginkan pembahasan anggaran secara terbuka agar rakyat mengetahui.

YOUTUBE
Politisi PDIP ke Prabowo: Harusnya Terbuka Biar Rakyat Tahu 

TRIBUNJATENG.COM- Komisi I DPR RI dari Fraksi PDIP, Effendi Simbolon mengaku bahwa ia menginginkan pembahasan anggaran secara terbuka agar rakyat mengetahui.

Hal itu diungkapkan Effendi Simbolon saat ditemui TVOne, Senin (11/11/19)

Diketahui, rapat kerja kementerian pertahanan dan anggota DPR RI Komisi I mulanya digelar secara terbuka, namun setelah itu dibahas secara tertutup.

Effendi Simbolon mengatakan bahwa rapat kerja membahas soal program kerja dan anggaran.

"Rapat kerja ini membahas soal program kerja pemerintah khususnya kementetrian pertahanan dan juga dukungan anggfaran, pada saat saudara menteri pertahanan tidak disertai pemaparan anggarannya," ujarnya.

Effendi lalu mempertanyakan mengapa pembahasan soal anggaran harus dibahas seacara tertutup.

"Sehingga saya menyampaikan, mengapa tidak dipaparkan ada apa? dan saudara menteri pertahanan akan menyampaikan di rapat tertutup," ujarnya.

Menurutnya, pembahasan soal anggaran bisa dipilah-pilah mana yang bisa disampaikan secara terbuka, mana yang bisa disampaikan secara tertutup.

Effendi Simbolon mengatakan bahwa rakyat harus mengetahui soal anggaran yang akan dibelanjakan kementerian pertahanan.

"Ya bisa dipahamilah, yang frame nya bisa kita buka, dan yang kita tutup, kalau terputus, rapat-rapat kerja itu harus terbuka, karena ini rumah rakyat, rakyat yang berdaulat mengetahui dari mana dan ke mana anggaran itu digunakan untuk TNI, oleh Kemhan dan 3 matra yang ada," ujar Effendi Simbolon.

Effendi mengomentari bahwa yang disampaikan Prabowo Subianto belum terlalu valid.

Menurutnya, Prabowo membuat analisis berdasarkan asumsi pribadi dan belum ada diskusi dengan lembaga lain.

"Saudara menteri menyampaikan terkait ancaman bangsa dan sebagainya berdasarkan pandangan dari kementerian pertahanan sendiri, belum nampung dari beberapa lembaga terkait, lantas kami bertanya anggaran ribuan triliun itu dsarnya apa gitu lho, sehingga kami ingin punya justifikasi, apa dasarnya justifikasi nyata, atau asmusi pribadi saja, " ujarnya.

Effendi mengaku sempat menanyakan adanya kepentingan politik yang dibawa oleh sang menteri.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved