Jumlah Pemohon SKCK Polrestabes Semarang Melonjak, Petugas Sarankan Datang Dua Jam Lebih Awal
Pemohon SKCK di Polrestabes Semarang disarankan datang lebih awal dari jam pelayanan, supaya mendapat nomor antrean.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jumlah pemohon SKCK di Polrestabes Semarang meningkat sebulan terakhir.
Petugas Pelayanan SKCK, Herry Sunoto berujar pemohon terbanyak dalam seminggu terakhir, mencapai sekitar 300 orang.
"Kira-kira satu minggu terakhir pemohon bisa mengantre hingga di luar ruangan. Sementara di dalam ruangan sendiri sudah penuh berdesak-desakan," terangnya kepada Tribunjateng.com, Rabu (13/11/2019).
Ia menyebutkan sejak 1-13 November tercatat 2.357 pemohon.
Dengan jumlah rata-rata perhari mencapai 280-300 pemohon.
Artinya terjadi peningkatan dari hari-hari biasanya yang hanya mencatat 70-80 an pemohon dalam sehari.
Pun dia menyampaikan ketersediaan blangko SKCK masih mencukupi.
Hingga kini jumlah blangko tersedia sebanyak 69.228.
Rata-rata pemohon melamar CPNS 2019 mencapai 55 persen, sisanya urusan kerja lain.
Mayoritas pemohon lulusan SMA.
Pemohon sudah berdatangan ke Mapolrestabes Semarang pukul 06.00 WIB.
Jam pelayanan SKCK baru dibuka pukul 08.00.
Banyak pemohon yang terlambat datang tak mendapat nomor antrean, lantaran sudah habis.
Sehingga solusi satu-satunya pemohon harus datang hari berikutnya.
"Prinsipnya kita buka pukul 08.00 tetapi sejak pukul 07.30 sudah buka pengambilan nomer antrean. Tutupnya gak pasti harus menghabiskan nomer antrean standarnya jam 14.00 WIB kadang bisa lebih. Maksimal patokannya 300-an nomer antrean. Hari ini saja 285 pemohon, itu tidak semua kebagian nomer ada beberapa yang harus kembali lagi esok hari karena waktu dan tenaga," lanjut Herry.
• Hotline Semarang : Ini Syarat Mengurus SKCK
• Mendekati Seleksi CPNS, Pemohon SKCK Mulai Memadati Polres Pekalongan Kota
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/skck-semarang-4.jpg)