Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kepala OPD hingga BUMD Diminta Ikut Promosikan Pariwisata di Karanganyar

Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMD maupun BUMN yang ada di Kabupaten Karanganyar diharapkan turut mempromosikan destinasi wisata di Bumi I

Penulis: Agus Iswadi | Editor: m nur huda
ISTIMEWA
Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Sutarno saat membuka acara Farmtrip Pesona Alam Karanganyar di Sendang Plesungan Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar, Kamis (14/11/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMD maupun BUMN yang ada di Kabupaten Karanganyar diharapkan turut mempromosikan destinasi wisata di Bumi Intan Pari.

Pernyataan itu disampaikan oleh Sekda Karanganyar, Sutarno seusai membuka acara Farmtrip Pesona Alam Karanganyar yang dimulai dari Museum Manusia Purba Klaster Dayu Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar, Kamis (14/11/2019).

Dalam jelajah wisata itu, para kepala OPD, BUMD dan BUMN diajak berkeliling di sejumlah destinasi wisata sejarah, budaya dan alam yang ada di Karanganyar.

Di antaranya Museum Purba Klaster Dayu, Museum Keris Brojobuwono, Sendang Plesungan, Lawu Park, Bukit Sakura, Candi Sukuh dan lain-lain.

"Ini rangkaian Hari Jadi ke-102, Jelajah Wisata Karanganyar. Melalui kegiatan ini diharapkan kepala OPD dan pendamping serta kepala BUMD juga BUMN ikut memiliki sejumlah wisata di Karanganyar. Kemudian mempromosikannya untuk peningkatan pariwista," katanya Sutarno.

Sutarno berharap pejabat di Karanganyar memahami titik-titik wisata yang ada, baik itu wisata sejarah, alam dan budaya.

"Sehingga saat ada kunjungan mereka dapat mempromosikannya," ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan olaharaga (Disparpora) Karanganyar, Titis Sri Jawoto menyampaikan, destinasi wisata yang ada di Karanganyar sebenarnya siap bertarung di dalam dinamika pariwisata Jateng maupun Indonesia.

"Saat ini wisata kita berkembang luar biasa. Sinergitas mulai dari bupati hingga camat dan kepala desa dapat diharapkan dapat mendongkrak pengunjung wisata," terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com.

Dijelaskannya, para kepala OPD, BUMD dan BUMN diposisikan sebagai wisatawan, sehingga diharapkan mereka dapat merasakan dan berbagi pengalaman.

"Kita mencoba mempromosikan wisata melalui cerita atau pengalaman. Mereka sudah diceritakan seluk beluk setiap destinasi wisata yang dikunjungi," ungkapnya.

Sambung Titis, dengan begitu mereka dapat menceritakan ulang keistimewaan dari masing-masing destinasi wisata. (Ais)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved