Niatnya Jalan-jalan ke Pasar Gede, Warga Surabaya Ini Ketiban Berkah Syukuran Kelahiran Cucu Jokowi
Seorang warga Kota Surabaya, Ny. Sigit Kuntho Widodo, tampak sumringah saat menerima satu takir nasi gudangan, saat para pedagang Pasar Gede Kota Solo
Penulis: yayan isro roziki | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Seorang warga Kota Surabaya, Ny. Sigit Kuntho Widodo, tampak sumringah saat menerima satu takir nasi gudangan, saat para pedagang Pasar Gede Kota Solo menggelar syukuran, Sabtu (16/11).
Itu merupakan syukuran pada pedagang atas kelahiran La Lembah Manah, anak kedua dari Gibran Rakabuming Raka, cucu ketiga Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Ya senang sekali, ini tadi dapat nasi.
Apalagi ini tadi nasinya yang puncak tumpeng itu ya," kata dia.
Disamapaikan, ia memang sedang berwisata bersama keluarga ke Kota Solo.
• BREAKING NEWS : Kecelakaan Truk Pengangkut Semen di Brangsong Kendal, Arus Lalu Lintas Macet Parah
• Atlet dari Jepang Ini Terkesan Banyak Anak Kecil Ikuti Kejuaraan Sepatu Roda Piala Bupati Pati
• PDIP dan Gerindra Soroti Anggaran Penghasilan dan Honor Tambahan ASN di Kota Tegal
• Pedagang Pasar Gede Kota Solo Syukuran atas Kelahiran Cucu Ketiga Jokowi La Lembah Manah
Kebetulan, pagi itu ia ingin jalan-jalan ke Pasar Gede.
"Tak tahunya ada syukuran, ya ngepasi.
Ya seneng banget," ucapnya.
Ia berharap, La Lembah Manah kelak menjadi putri yang solihah.
Serta, dapat membanggkan keluarga, berkontribusi positif dalam pembangunan negara-bangsa.
"Ya semoga kelak menjadi putri solehah.
Kita doakan yang baik-baik tentunya," kata dia.
Sebelumnya diberitakan, pedagang Pasar Gede Kota Solo menggelar syukuran atas kelahiran cucu ketiga Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), La Lembah Manah.
Syukuran digelar di depan pintu masuk utama Pasar Gede, Sabtu (16/11).
"Ini syukuran, kita nderek mangayu bagyo, atas kelahiran cucu ketiga pak Jokowi," kata seorang pedagang, Widi Yuningsih.
Dituturkan, syukuran ini disengkuyung oleh seluruh pedagang pasar yang tak jauh dari Balai Kota itu.
Namun, dikatakan, tak seluruh pedagang bisa mengikuti prosesi syukuran di depan.
"Ya karena kan harus jaga dagangan di dalam. Syukuran ini juga tak mengganggu aktivitas pasar, berjalan seperti biasa," ucapnya. (yan)