Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

OPINI Nanang Qosim : Mewaspadai (Benih) Terorisme

Diaku iatau tidak, bahwa terorisme merupakan penyakit diabetes. Penyakit yang menempati peringkat kedua setelah kanker.

Tayang:
Tribun Jateng
Nanang Qosim 

Dunia maya mampu memberikan efek positif bagi keadilan sosial di dunia nyata. Provokasi pelbagai kalangan menyuarakan keadilan berpihak pada masyarakat bawah/marginal menjadi “suara Tuhan‘ yang turun ke bumi membela orang-orang tertindas.

Kemenangan tersebut--dalam perspektif yang lebih edukatif--bisa dijadikan kaca benggala/cermin untuk menangkal serangan indoktrinasi paham radikalisme, terorisme, dan sektarianisme. Yang diperlukan sekarang adalah kepedulian bersama atas peringatan dini yang sudah dibunyikan oleh Mabes Polri. Negara dan masyarakat hendaknya berjalan bersama untuk mensinergikan pandangan bahwa hal-hal yang mengancam keutuhan bangsa merupakan musuh bersama. Karenanya, benih-benihnya perlu diberantas sejak dini.

Dalam catatan SETARA Institute (2018), tugas negara adalah memberikan edukasi bagi masyarakat ihwal pergerakan terorisme yang bisa tumbuh dari penyebaran ideologi dari akar rumput. Ketidakmampuan negara mengamankan masyarakat dari ketakutan akan kedua hal tadi tak bisa dibiarkan begitu saja. Teror tidak saja mengerdilkan bangsa di mata internasional, melainkan juga membuat negara ini menjadi bulan-bulanan orang-orang tak bertanggungjawab.

Jalan yang harus ditempuh yakni mengakomodasi kalangan moderat untuk proaktif menyosialisasikan paham keagamaan lewat internet. Informasi itu harus disebar lewat jejaring sosial mengingat potensi ketersebarannya jauh lebih besar dan menjangkau kalangan mana pun dan di mana pun di Indonesia.

Tugas yang tak kalah penting adalah yang diemban masyarakat luas, yakni: menyebarkan seluas mungkin ke pelbagai jejaring sosial masing-masing. Kontak budaya yang masif ini diyakini sangat efektif untuk menangkal paham radikalisme dan terorisme yang tak kunjung tuntas. Setidaknya untuk mereka yang aktif di dunia maya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved