Masih Ada 34 Desa Kategori Miskin di Kabupaten Brebes
Angka kemiskinan di Kabupaten Brebes masih cukup tinggi. Dari data 2018, 17,7 persen dari total penduduk sekitar 1,8 juta jiwa masih tergolong
Penulis: m zaenal arifin | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Angka kemiskinan di Kabupaten Brebes masih cukup tinggi.
Dari data 2018, 17,7 persen dari total penduduk sekitar 1,8 juta jiwa masih tergolong miskin.
Bahkan, dari total 292 desa dan 5 kelurahan yang ada di Brebes, 34 desa di antaranya masuk kategori desa miskin.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Brebes, Narjo, saat membuka diseminasi hasil penelitian dan pengembangan dengan tema peningkatan daya saing daerah melalui penguatan inovasi desa dan masyarakat serta penyerahan penghargaan lomba kreasi dan inovasi di Gedung PGRI Brebes, Rabu (20/11/2019).
• F1 2019 : Mantan Bos Ferrari Doakan Lewis Hamilton Tak Juara Dunia Lagi
• Tabrakan Sesama Pembalap Ferrari, Mattia Binotto Tegaskan Hubungan Vettel dan Leclerc Baik-baik Saja
• MotoGP 2019 : Debut Tak Mulus Adik Marc Marquez di MotoGP, Terjatuh dan Urutan Paling Buncit
• Ketua DPRD Jateng : TP4D Mempercepat Pembangunan atau Justru Memperlambat?
"Angka kemiskinan di 2018 di Brebes masih ada 17,7 persen.
Tetapi Brebes masih di atas Wonosobo dan Kebumen.
Bahkan, dari 292 desa, terdapat 34 desa yang kategori desa miskin," katanya.
Untuk itu, kata Narjo, Pemkab Brebes berkomitmen mengentaskan angka kemiskinan tersebut.
Komitmen tersebut terwujud dari pengembangan desa-desa miskin agar mampu meningkatkan perekonomian warga di antaranya melalui desa inovasi.
Pada 2019 ini, ada 6 desa inovatif yang sebelumnya masuk dalam kategori desa miskin.
Desa itu mendapat pendampingan dari beberapa perguruan tinggi sehingga mampu menciptakan produk bernilai jual dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Keenam desa itu yakni Desa Buara Kecamatan Ketanggungan, Desa Limbangan Wetan Kecamatan Brebes, Desa Karangdempel Kecamatan Losari, Desa Bangsri Kecamatan Bulakamba, Desa Pesantunan Kecamatan Wanasari, dan Desa Bantarwaru Kecamatan Bantarkawung.
"Diharapkan enam desa tersebut dapat menjadi contoh bagi desa miskin lainnya agar bangkit dan berinovasi.
Jika demikian maka akan terwujud brebes yang unggul, makmur dan sejahtera," ucapnya.
Sementara untuk 2020 mendatang, Pemkab Brebes akan melakukan uji coba yang sama terhadap 15 desa miskin lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/wabup-brebes-narjo-nal.jpg)