Eks Lokalisasi Gambilangu Kendal Ditutup, Kini hanya Terdengar Alunan Musik dari Tempat Karaoke
Paska ditutupnya Lokalisasi Gambilangu pada Selasa (19/11) lalu, suasana di lokasi kawasan tersebut itu cenderung sepi.
Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Paska ditutupnya Lokalisasi Gambilangu Kendal pada Selasa (19/11/2019) lalu, suasana di lokasi kawasan tersebut cenderung sepi.
Dari Pantuan Tribun Jateng pada Rabu (20/11) malam, wilayah eks lokalisasi itu nampak seperti perkampungan warga pada umumnya.
Jalanan di wilayah eks lokalisasi itu pun juga nampak sepi.
Tidak nampak para Pekerja Seks Komersial (PSK) yang menawar jasa di depan tempat karaoke dan tempat singgah di lokasi tersebut.
• Besok Selasa, Lokalisasi Gambilangu Kendal Ditutup Permanen, Ini Kata Penghuninya
Namun sejumlah tempat hiburan karaoke di wilayah itu masih buka untuk melayani para tamu yang hendak menghibur diri dengan bernyanyi.
Terdengar suara-suara alunan musik dari dalam tempat karaoke itu.
Warga sekitar eks lokalisasi itu, Sugito mengatakan, sebelum ditutup banyak para pengunjung yang singgah untuk menikmati suguhan di lokalisasi itu, namun kali ini menjadi sepi.
"Saat ini lebih sepi, tidak banyak kendaraan yang lalu lalang," katanya.
• Video Penutupan Lokalisasi Gambilangu GBL
Ketua Resosialisasi Gambilangu wilayah Kendal, Kasmadi mengatakan, pihaknya telah melarang kegiatan prostitusi sejak ditutupnya lokalisasi.
Namun para penyedia jasa karaoke tetap melaksanakan aktivitas bisnisnya.
"Yang ditutup prostitusinya namun tempat karaokenya tetap dibuka, hal itu karena sudah mempunyai izin beroperasi, meski beroperasi tapi tidak ada prostitusi," pungkasnya.(Laporan Wartawan Tribun Jateng/ Dhian Adi Putranto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/suasana-rabu-20112019-malam-di-eks-lokalisasi-gambilangu-terlihat-sepi-sesaui-ditutup.jpg)