Besok, Mangrove Jazz Akan Digelar di Maerakaca Semarang
Direktur PT PRPP Jawa Tengah, Titah Listorini mengaku prihatin dengan maraknya pencemaran lingkungan akibat sampah plastik
Penulis: hesty imaniar | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Maraknya aksi kampanye soal menjaga lingkungan dari sampah plastik, Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Jateng akan menggelar acara Mangroove Jazz, di area Plaza Semarang Grand Maerakaca, Semarang, besok Sabtu (23/11/2019) jam 15.00 WIB.
Direktur PT PRPP Jawa Tengah, Titah Listorini mengaku prihatin dengan maraknya pencemaran lingkungan akibat sampah plastik.
Menurutnya, acara musik jazz dan peduli lingkungan ini akan berlangsung mulai jam 15.00 sampai 21.00 WIB.
"Untuk itu kami ingin menggandeng kalangan muda pecinta musik jazz, untuk ikut berkampanye secara bersama tentang pengurangan sampah plastik di masyarakat kita ini. Apalagi, saat ini pohon-pohon sudah tergantikan dengan pohon beton bangunan," katanya, Jumat (22/11).
Ia berharap di acara Mangroove Jazz para pengunjung bisa mengganti plastik sekali pakainya dengan Tumbler dan wadah lainnya, dari non plastik.
Adapun kampanye tersebut, dirangkum dalam satu acara Mangroove Jazz, dimana kegiatan tersebut, akan ada sajian musik-musik jazz dari para musisinya.
"Akan ada Seperti Abdul & The Coffee Theory, Soegi Bornean, Sore Tenggelam, Komunitas Jazz Ngisoringin, dan Gamaband yang akan tampil besok, dengan harga tiket Rp 25 ribu, tiket on the spot," bebernya.
Titah lebih lanjut mengungkapkan, acara tersebut menyasar pada kaum milenial dengan target pengunjung Mangroove Jazz sebesar 5.000 penonton.
Acara yang dikemas sederhana dalam balutan pertunjukan musik jazz groovy ini, harapannya dapat diterima oleh kaum milenial.
"Kaum milenial atau para pemuda pada usia 20-an ini menjadi sasaran kami untuk sosialisasi karena ke depan mereka akan banyak membuat perubahan. Sementara untuk lokasi Grand Maerakaca, karena lokasi ini sebagai sarana eco-wisata yang juga menjadi salah satu sabuk hijau di wilayah Kota Semarang," imbuhnya.
Dengan demikian, besok acara Mangroove Jazz akan kental dengan nuansa alami, yang dikelilingi hutan mangrove nan asri.
Sementara itu, disampaikan oleh, Sinta Pramucitra sebagai Ketua Penyelenggara Mangroove Jazz, bahwasanya, acara Mangroove Jazz tersebut juga akan juga akan ada pojok kopi, untuk pengunjung yang memiliki tiket acara, untuk ditukar dengan limbah plastik yang dibawa oleh pengunjung tersebut.
"Bahkan, setiap pengunjung juga dapat menikmati free flow mineral water di lokasi yang sudah kami disediakan. Namun untuk minuman ini kami tidak menyediakan gelas plastik, setiap pengunjung dapat membawa tumbler dari rumah. Kami berencana gelaran serupa akan digelar di tahun-tahun selanjutnya. Dengan demikian Mangroove Jazz ini tidak seperti gelaran musik jazz lainnya," pungkasnya. (hei)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/direkturpt-prpp-jawa-tengah-titah-listorinta-pramucitra-sebagai-ketua-p.jpg)