Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Opini: Jurus Staf (Berkebutuhan) Khusus Presiden Menantang Arus

Anak-anak muda yang dilabeli millennials itu tersenyum sumringah. Mereka adalah para staf khusus Presiden Joko Widodo yang baru terpilih.

Tayang:
Editor: m nur huda
Tribun Jateng
Raden Arief Nugroho 

Disabilitas sebagai subjek

Yang utama, Angkie harus memberi rekomendasi untuk memurnikan kembali fitrah dari kesetaraan disabilitas di Indonesia seperti yang tertuang di CRPD atau Konvensi mengenai Hak-Hak Penyandang Disabilitas.

Konvensi PBB tersebut adalah rambu-rambu (guidelines) universal yang bertujuan untuk memajukan, melindungi, dan menjamin hak serta kebebasan mendasar penyandang disabilitas.

Di CRPD, penyandang disabilitas tidak lagi diposisikan sebagai objek untuk menerima bantuan donasi (charity), penanganan medis (medical treatment), dan jaminan perlindungan sosial (social protection) melainkan sebagai subjek yang memiliki kapabilitas untuk mengklaim hak-haknya dengan menjadi individu yang berperan aktif di masyarakat (active members of society).

Artinya, tidak hanya mengubah sudut pandang masyarakat nondisabilitas saja, tetapi Angkie juga harus mengubah sudut pandang beberapa penyandang disabilitas yang menganggap bahwa mereka adalah masyarakat tidak berdaya yang harus terus menerus mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Hanya dengan partisipasi dan sumbangsih nyata ke masyarakat, disabilitas dapat berdaya dan setara.

Saya kira, melalui cara ini, angka diskriminasi terhadap disabilitas dapat diturunkan.

Saat ini, banyak bermunculan figur-figur disabilitas yang dapat menjadi contoh penyandang disabiltas yang mandiri, berdikari, aktif, dan adaptif, Angkie salah satunya.

Tentu saja, hal ini bukan perkara yang mudah, apalagi hasil riset Larasati dkk.

Dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (2019) menunjukkan kenyataan bahwa para penyandang disabilitas sangat lekat dengan kemiskinan dan jangkauan berbagai skema bantuan dana sosial bagi penyandang disabilitas, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas Berat (ASPDB) tak mampu mengangkat situasi sosial mereka. Lantas, dengan peliknya realitas tersebut, apa yang dapat dilakukan Angkie?

Pemenang era disrupsi

Untuk menjadikan disabilitas berdaya dan setara tanpa harus bertumpu pada skema bantuan sosial pemerintah, Angkie dapat melihat potensi khusus dari berbagai disabilitas.

Ia dapat mengamati munculnya fenomena istilah difabel.

Difabel sendiri merupakan serapan dari abreviasi “different + ability” (kemampuan yang berbeda).

Munculnya istilah ini mengindikasikan bahwa ada kemampuan-kemampuan khusus yang hanya dimiliki atau dikuasai oleh disabilitas.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved