Kamis, 4 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Komisi II DPRD Kota Solo Sidak Dugaan Pencemaran Limbah Home Industri di Sungai Jenes

Komisi II DPRD Kota Solo menggelar sidak pencemaran limbah di Sungai Jenes

Tayang:
istimewa
Komisi II DPRD Kota Solo menggelar sidak di aliran Sungai Jenes, tepatnya di Kampung Sanggungan RW 21 dan RW 13, Semanggi, Pasar Kliwon‎, Rabu (27/11/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Rombongan Komisi II DPRD Kota Solo menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke aliran Sungai Jenes, tepatnya di Kampung Sanggungan RW 21 dan RW 13, Semanggi, Pasar Kliwon‎, Rabu (27/11/2019).

Hal ini menindaklanjuti laporan adanya pencemaran lingkungan di sepanjang aliran sungai tersebut.

"Kami lihat airnya keruh, tidak jernih. ‎Bahkan cenderung berwarna kecoklatan. Itu seperti limbah dari home indsutri," kata Ketua Komisi II DPRD Kota, YF Sukasno, usai sidak.

Pemkab Tegal Minta Waktu Lima Hari, Masih Ada Warga BAB di Sungai, Hasil Sidak Tim Dinkes Jateng

Tim Verifikasi ODF Pemprov Jateng Sidak 8 Desa di Kabupaten Tegal, Ini Hasilnya

Dituturkan, secara pasti ia belum dapat menyimpulkan apa yang mencemari aliran air Sungai Jenes.

Hanya, ditandaskan, dari pandangan sekilas saja dapat disimpulkan bawah kualitas air di aliran sungai itu tidak bagus.

"Bisa saja, home industri yang berada di sekitar aliran sungai langsung membuang limbahnya ke sini," ucap politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.

Sidak ke Pasar Kejambon dan Pasar Pagi, Wawali Jumadi Temukan 3 Kebutuhan Pokok Alami Kenaikan Harga

Selanjutnya, ia meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solo agar segera menindaklanjuti temuan tersebut.

Bahkan, bila perlu segera melakukan uji laboratorium terkait kualitas air Sungai Jenes, agar segera diketahui secara pasti apa yang mencemari aliran sungai tersebut.

‎"Bila nanti memang dipastikan itu limbah dari home industri, maka stakeholder terkait juga harus ‎berkoordinasi dengan Dinkop-UMKM Solo. Sesuai aturan home industri kan juga harus punya Instalasi Pengolahan Limbah (IPL).‎ Jangan sampai dibiarkan seperti ini tidak baik untuk lingkungan," tegasnya.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solo tak membantah adanya pencemaran di aliran Sungai Jenes.

Kepala DLH Solo, Sri Wardhani Purbawidjaja, mengatakan pihaknya pun melakukan penindakan di lapangan.

"Ya benar, itu ada pencemaran dari limbah home industri," ujarnya.

Dituturkan, di sekitar aliran Sungai Jenes memang ada home industri batik.

Menurut dia, sudah ada upaya untuk membuat Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), agar limbah tak masuk sungai.

Namun, masih‎ terkendala soal teknis di lapangan.

"Di wilayah tersebut susah mendapatkan lokasi untuk membuat IPAL Komunal. Itu yang belum terpecahkan sampai sekarang," ujarnya. (yan)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved