Dedy Endriyatno : Pelemparan Narkoba ke Dalam Lapas Sragen Sering Terjadi, Kebanyakan dari Utara

Menanggapi narkoba jenis ganja dan sabu yang dilemparkan ke dalam Lapas Sragen, Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno mengatakan insiden itu sudah

Dedy Endriyatno : Pelemparan Narkoba ke Dalam Lapas Sragen Sering Terjadi, Kebanyakan dari Utara
tribunjateng/mahfira putri maulani
Kasat Narkoba Polres Sragen AKP Joko Satriyo Utomo (tengah) menunjukkan barang bukti sabu dan ganja saat gelar, Jumat (6/12/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Menanggapi narkoba jenis ganja dan sabu yang dilemparkan ke dalam Lapas Sragen, Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno mengatakan insiden itu sudah beberapa kali terjadi.

"Kejadian seperti itu sudah beberapa kali terjadi, saya juga beberapa kali mendapatkan laporan yang sama," kata Dedy kepada Tribunjateng.com, Jumat (6/12/2019).

Dedy mengatakan memang dalam hal ini peningkatan pengawasan di sekitar lapas menjadi hal yang harus diperhatikan.

Wabub menyampaikan masih banyaknya kasus ini berarti menunjukkan narkoba masih beredar luas di masyarakat.

"Narkoba masih banyak beredar di masyarakat, sehingga membutuhkan perhatian dari banyak pihak dan tidak hanya penegakan hukum termasuk kita juga harus ikut mengawasi," tegas Dedy.

Kuasa Hukum YTHHKS : Kami Siap Hadapi Banding yang Diajukan Perkumpulan Siang Boe

Ada Perubahan Harga, Panpel PSIS Cetak 14 ribu Tiket, Sediakan Kuota 2.000 Untuk Tim Tamu

Djunaidi : Liang Lahat yang Tersisa di TPU Milik Pemkot Semarang Sebanyak 8.683 Lubang

Santai Pegang Es Teh Plastikan, Gibran Rakabuming Raka : Saya Daftar di PDIP Jateng Hari Terakhir

Dedy juga menghimbau kepada masyarakat apabila menemukan indikasi pemakaian dan peredaran narkoba jenis apapun agar segera melaporkan kepada pihak yang berwajib.

"Belakang lapas itu terbuka siapa saja yang datang kesitu bisa saja melempar, namun biasanya yang melempar dari arah utara," lanjut Dedy.

Perihal pelemparan, Dedy mengatakan itu memang menjadi wilayah lapas untuk mengawasi lebih ketat.

"Terlepas dari itu kan ini menandakan narkoba masih dijual bebas di masyarakat.

Polisi, aparat penegak hukum, pemerintah tidak akan bisa menanggulangi tanpa adanya peran serta masyarakat," lanjut Dedy.

Dedy meminta masyarakat harus sadar betul bahaya narkoba.

Kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar juga yang ditekankan Dedy.

"Dengan tetangga tidak pernah menyapa, jangan sampai tau-tau tetangga sudah ditangkap menggunakan narkoba jadi selama ini tidak tau," lanjut Dedy.

Menurutnya, jika kepedulian terhadap sesama masyarakat tinggi maka tidak akan ada pelanggaran hukum khususnya narkoba.

"Jika kita peka terhadap lingkungan, pasti tidak ada tuh nongkrongnya yang tidak jelas, pasti ditegur, " pungkas Dedy. (uti)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved