Tari Tradisional yang Dibawakan Siswa SLB Negeri Batang Pukau Bupati Wihaji

Jajaran ASN Pemkab Batang dan ratusan anak penyandang disabilitas dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Batang mengikuti apel sekaligus peringatan hari

Tari Tradisional yang Dibawakan Siswa SLB Negeri Batang Pukau Bupati Wihaji
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Pelajar Penyandang Tunarungu dari SLB Negeri Batang saat memberikan penampilan menari di sela-sela kegiatan peringatan hari disabilitas internasional, di Halaman Kantor Bupati, Jumat (6/12/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Jajaran ASN Pemkab Batang dan ratusan anak penyandang disabilitas dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Batang mengikuti apel sekaligus peringatan hari disabilitas internasional di Halaman Kantor Bupati, Jumat (6/12/2019).

Setelah pelaksanaan apel, kegiatan berlanjut dengan penampilan bakat seni penyandang disabilitas.

Penampilan bakat seni anak dengan berkebutuhan khusus itu cukup menyita perhatian.

Beberapa penampilan yang ditampilkan di antaranya tarian tradisional dan menyanyi dari pelajar dan guru SLB N Batang.

Dalam penampilan tari tradisional, dibawakan dua kelompok pelajar dari penyandang tunarungu.

Hendrar Prihadi Imbau Masyarakat Semarang Lebih Percaya Berita dari Media Terverifikasi Dewan Pers

Tim Damkar Kendal Evakuasi Sarang Tawon Vespa Affinis di Rumah Warga Karangsari

Bahas Khilafah, Guntur Romli:Dulu Ingin Gus Dur Ingin Bubarkan HTI

Polres Blora Menangkap Tersangka Penggelapan Mobil Rental, Sudah Digadai Rp 30 Juta

Tak hanya pelajar, guru berkebutuhan khusus dari SLB Negeri Batang juga unjuk bakat seni melalui bermain musik

Para pelajar dengan penyandang disabilitas juga terlihat ikut berjoget bersama.

Sekilas tidak ada yang berbeda, mereka pun terlihat sangat bahagia terlihat raut wajah yang selalu tersenyum dan tingkahnya berjoget mengikuti irama.

Bupati Batang Wihaji mengaku sangat terpukau dengan penampilan bakan seni penyandang disabilitas dengan kekurangan itu justru membuat suatu kelebihan yang luar biasa.

"Saya sangat apresiasi dan senang atas penampilan anak-anak istimewa ini, saya salut meski menyandang tunarungu mereka mahir menari meski tidak bisa mendengarkan musik," tuturnya.

Menurutnya, penyandang disabilitas juga harus mendapatkan hak untuk bisa mengasah kemampuan diri dan bakatnya.

"Dengan pendampingan yang terus menerus, tentu anak yang luar biasa itu bisa berkembang dengan kemampuan dan bakat yang dimiliki, nyatanya mereka mampu dan bisa,"pungkasnya. (din)

Penulis: dina indriani
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved