Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tak Cuma Sekolah, Longsor Rusak 4 Rumah di Desa Suwidak dan Bantar Wanayasa Banjarnegara

Pergerakan tanah di Dusun Ngalian Desa Suwidak Kecamatan Wanayasa Banjarnegara bukan hanya merusak bagunan SDN 1 Suwidak.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKI
Kondisi ruang kelas SDN Suwidak Wanayasa Banjarnegara retak karena pergerakan tanah 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Pergerakan tanah di Dusun Ngalian Desa Suwidak Kecamatan Wanayasa Banjarnegara bukan hanya merusak bagunan SDN 1 Suwidak.

Beberapa rumah warga di sekitarnya pun terancam longsor.

Dua rumah terancam berada di Rt 5 Rw 2 Desa Suwidak, yakni milik Khoniah dan Darjo.

Serta sebuah rumah milik Jamali di dusun Sikenong Desa Bantar.

Kondisi keempat rumah itu, menurut Kaur Keuangan Desa Suwidak Nirdiyanto, sudah cukup parah hingga tak layak ditinggali.

Tembok bangunan rumah itu sudah retak-retak karena pergerakan tanah.

Petinju yang Tiap Hari Jualan Es Ini Ikuti Jejak Chris John, Pelatih Sebut Mirip Manny Pacquiao

APBD 2020 Alami Devisit, Pemkab Tegal Justru Capai Silpa Hingga Rp 50 Miliar

Joko Minta Masyarakat Hindari Pohon Dekat Jaringan Listrik saat Musim Hujan

Hujan Deras dan Angin Puting di Pagerbarang Tegal, Perpustakaan Sekolah Tertimpa 3 Pohon Sekaligus

"Kemarau kemarin gak bergerak.

Ini hujan mulai bergerak lagi,"katanya

Meski kerusakan cukup parah, penghuni rumah masih memilih bertahan di rumahnya dan tak mengungsi.

Pemilik rumah sebenarnya sudah membangun talut untuk memperkuat tebing hingga tak longsor tak menggerus bangunan rumah.

Tetapi talut pengaman itu seperti tak berpengaruh.

Tanah tetap bergerak hingga tembok rumah retak, meskipun bangunan talut masih tidak rusak.

Sementara itu, para siswa kelas 4 dan 5 SDN 1 Suwidak terpaksa pindah kelas karena ruang kelas mereka rusak parah akibat longsor.

Karena terbatas ruangan, siswa dua kelas itu terpaksa belajar bergantian.

Selain dua ruang kelas, longsor juga merusak bangunan perpustakaan sekolah.

Pemerintah belum melakukan renovasi karena masih melihat aktivitas pergerakan di sekolah itu.

"Kalau dibangun, nanti rusak lagi jika masih ada gerakan.

Jadi mau dilihat dulu perkembangannya," katanya. (aqy)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved