Breaking News:

Ditlantas Polda Jateng Pastikan Jalur Pantura di Demak Lancar dan Siap Sambut Libur Nataru

Ditlantas Polda Jawa Tengah bersama Sat Lantas Polres Demak pastikan jalan Pantura dapat dilewati pengendara lalu lintas menjelang Hari Raya Natal

TRIBUN JATENG/MOCH SAIFUDIN
Ditlantas Polda Jawa Tengah bersama Sat Lantas Polres Demak, Dishub, Dinpitaru melakukan survei kondisi Jalan Pantura jelang Natal dan Tahun Baru di dekat Trafic Light Trengguli, Jumat (13/12/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Ditlantas Polda Jawa Tengah bersama Sat Lantas Polres Demak pastikan jalan Pantura dapat dilewati pengendara lalu lintas menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru, Jumat (13/12/2019).

Kepala Seksi Operasi dan Rekayasa Lalulintas Ditlantas Polda Jateng, Kompol Kalimi mengatakan, kondisi jalan pantura sudah bagus dan dipastikan tidak ada perbaikan jalan hingga 20 Desember 2019.

"Hal tersebut perlu dilakukan mengingat akan adanya lonjakan lalu lintas menjelang Natal dan Tahun Baru," jelasnya.

Ia menjelaskan, survei kondisi jalan dan memastikan tidak adanya perbaikan jalan bertujuan agar menghindarkan terjadinya kemacetan saat lonjakan lalu lintas.

Hal tersebut juga menyusul akan diadakannya operasi lilin menjelang Natal dan Tahun Baru.

Gedung Parkir Pandanaran Sudah Siap Digunakan, Dewan Minta Dikelola Secara Baik

Sikal Temukan Siti Maryam Sudah Tak Bernyawa di Dalam Sumur Kecil Berdiameter 65 Cm

Ganjar Pranowo : Persoalan Datang, Ulama Jadi Solusi Pertama

Spanduk Dukungan Untuk Gibran Ada di Tempat Terlarang, Satpol PP Kota Solo : Kami Tak Tebang Pilih

"Jalan Pantura Semarang-Kudus dan sebaliknya sudah bagus, semuanya ready dan tidak ada perbaikan jalan," terangnya di dekat Pertigaan Trafic Light Trengguli.

Sementara Kasatlantas Polres Demak, AKP Nyi Ayu Fitria Facha mengatakan, kondisi jalan Pantura sudah relatif bagus, namun ada titik black spot dan trouble spot yaitu di pertigaan Trengguli.

Ia menjelaskan, data Polres Demak dari Januari hingga Desember 2019 terjadi delapan kecelakaan yang terjadi di pertigaan Trengguli dengan jarak kurang dari 500 meter.

"Tiga di antaranya meninggal dengan jarak 390 meter, dan selebihnya mengalami luka ringan dan luka berat.

Hal tersebut menunjukkan titik black spot dan terjadi fatalitas lalu lintas di lokasi itu," jelasnya.

Lanjutnya, menurut keterangan penyidik Laka Lantas Polres Demak, pemicu terjadinya kecelakaan di lokasi tersebut karena rendahnya kesadaran berlalulintas pengendara sepeda motor yang menyeberang ke trafic light, yaitu dari Jepara menuju ke Demak maupun Jepara ke Kudus.

Ia menambahkan, terkait antisipasi hal tersebut, pihaknya menjelaskan selalu melakukan antisipasi gaguan atau pengaturan lalu lintas di Pagi dan Sore.

"Terkait gangguan lain, seperti halnya penerangan jalan umum dan lainnya, kami akan cek dan selalu berkoordinasi dengan pihak terkait, baik provinsi maupun daerah," jelasnya. (ivo)

Penulis: Moch Saifudin
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved