Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Penyebab, Gejala dan Pengobatan Kanker Ginjal seperti yang Diderita Vidi Aldiano

Penyebab, pencegahan, diagnosis awal dan pengobatan kanker ginjal seperti yang dialami penyanyi Vidi Aldiano.

Tayang:
Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
IST
Penyebab, Gejala dan Pengobatan kanker Ginjal Seperti yang Diderita Vidi Aldiano 

TRIBUNJATENG.COM-  Penyebab, pencegahan dan pengobatan kanker ginjal seperti yang dialami penyanyi Vidi Aldiano 

Lantaran ginjal sebelah kiri Vidi Aldiano divonis kanker, maka ia tengah menjalani operasi pengangkatan di Singapura.

Vidi Aldiano mengungkap dirinya mengidap penyakit kanker ginjal.

Pengakuan tersebut diungkap Vidi Aldiano melalui media sosial Instagram miliknya @vidialdiano pada Jumat (13/13/2019).

https://www.instagram.com/p/B6ABP6NA4Qu/

"I have cancer. Mohon doanya, dan mohon maaf apabila selama ini ada salah kata atau perbuatan. I love you guys," tulis Vidi Aldiano.

Apa itu kanker ginjal?

Kanker ginjal adalah jenis kanker yang awalnya muncul di ginjal

Manusia memiliki dua buah ginjal yang terletak di kedua sisi punggung bawah, di bawah tulang rusuk.

Ginjal adalah organ di dalam tubuh yang berfungsi menyaring kotoran dalam darah dan membuangnya dalam bentuk urine.

Selain itu, ginjal juga memproduksi hormon renin yang berfungsi mengendalikan tekanan darah dan hormon erythropoietin yang berfungsi dalam pembentukan sel darah merah.

Apa penyebab kanke ginjal?

Melansir dari alodokter.com, penyebab kanker ginjal belum diketahui secara pasti.

Namun, dokter mendeteksi bahwa kanker dimulai ketika DNA dalam sel-sel ginjal bermutasi.

Mutasi ini menyebabkan sel ginjal tumbuh abnormal dan tidak terkendali.

Akumulasi sel tersebut akhirnya membentuk tumor yang dapat menyebar ke seluruh organ ginjal atau bagian tubuh lainnya.

Apa penyebab kanker ginjal?

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker ginjal, antara lain:

1. Merokok.
2. Hipertensi.
3. Obesitas.
4. Memiliki anggota keluarga penderita kanker ginjal.
5. Efek samping cuci darah jangka panjang.
6. Bekerja di lingkungan yang mengakibatkan terpapar zat tertentu, seperti kadmium.
7. Sindrom von Hippel-Lindau, yaitu kelainan bawaan yang mengakibatkan timbulnya tumor dan kista di beberapa bagian tubuh.

Gejala Kanker Ginjal

Sebagian besar penderita kanker ginjal adalah orang berusia 50 tahun ke atas. Pada stadium awal biasanya penderita tidak merasakan adanya gejala. Namun, pada stadium lanjut, penderita dapat merasakan gejala-gejala sebagai berikut:

1. Demam.
2. Keluar keringat pada malam hari.
3. Kekurangan darah (anemia).
4. Tekanan darah tinggi (hipertensi).
5. Penurunan berat badan.
6. Nyeri dan bengkak di sekitar punggung 7. bawah dan pinggang.
8. Berubahnya warna urine menjadi kemerahan atau kecokelatan karena telah bercampur darah.
9. Batuk darah jika kanker telah menyebar ke paru-paru.
10. Nyeri tulang jika kanker telah menyebar ke tulang.
11. Pembengkakan pembuluh darah di sekitar testis (terjadi pada pria).
12. Kelenjar di bagian leher membengkak.

Pencegahan Kanker Ginjal

Cara terbaik untuk meminimalkan risiko kanker ginjal adalah dengan menerapkan pola hidup sehat. Langkah-langkah yang dapat dilakukan meliputi:

1. Berhenti merokok.
2. Selalu menjaga tekanan darah.
3. Menjaga berat badan ideal untuk menghindari obesitas dengan perbanyak konsumsi buah dan sayur, serta rutin 4. berolahraga setiap hari.
5. Gunakan alat pelindung diri di lingkungan kerja yang rentan terhadap paparan zat-zat berbahaya.

Diagnosis Kanker Ginjal

Sebagai langkah awal diagnosis kanker ginjal, dokter akan melakukan beberapa hal yang meliputi mengajukan pertanyaan mengenai gejala yang dialami pasien dan melakukan pemeriksaan fisik untuk mendeteksi adanya benjolan atau pembengkakan.

Dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan diagnosis. Beberapa jenis pemeriksaan lanjutan meliputi:

1. Tes urine. Untuk mendeteksi adanya infeksi atau darah.

2. Tes darah. Untuk memeriksa tanda gangguan fungsi pada ginjal.

3. Ultrasonografi (USG). Pemeriksaan menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk menghasilkan gambaran dari ginjal pasien.

4. CT scan. CT scan ginjal dan saluran kemih merupakan tes pencitraan yang menampilkan gambar ginjal dari banyak sudut dan potongan.

5. MRI. Tes pencitraan yang dapat menghasilkan gambar detail dari ginjal pasien.

6. Biopsi. Prosedur yang dilakukan dengan memasukkan jarum untuk mengambil sampel jaringan ginjal yang nantinya akan dianalisis di laboratorium.

Pengobatan kanker ginjal

Pengobatan kanker ginjal dilakukan berdasarkan ukuran atau diameter kanker dan penyebarannya di dalam tubuh. Beberapa jenis pengobatan terhadap kanker ginjal meliputi:

1. Operasi. Operasi adalah metode pengobatan yang paling banyak dilakukan terhadap penderita kanker ginjal. Ada 2 macam operasi kanker ginjal, yaitu:Nefrektomi parsial dan  Nefrektomi radikal.

  • Nefrektomi parsial: yaitu prosedur operasi dengan mengangkat sebagian ginjal yang berubah menjadi sel kanker. Prosedur ini biasanya dilakukan jika diameter tumor kurang dari 4 cm.
  • Nefrektomi radikal:  yaitu prosedur operasi dengan mengangkat seluruh organ ginjal yang terdapat sel kanker. Prosedur ini menyebabkan pasien harus menjalani hidup dengan satu ginjal.

2. Terapi ablasi. Terapi ini dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:

  • Krioterapi. Terapi menghancurkan sel-sel kanker dengan cara membekukan sel-sel tersebut.
  • Ablasi radiofrekuensi. Terapi menghancurkan sel-sel kanker dengan memanaskan sel-sel tersebut.

3. Radioterapi. Metode pengobatan menggunakan radiasi dari energi radioaktif untuk menghancurkan sel-sel kanker. Radioterapi tidak dapat mengobati kanker ginjal sepenuhnya, namun bisa mengurangi gejala yang dirasakan pasien dan memperlambat perkembangan kanker.

4. Terapi obat. Terapi ini dilakukan untuk menghentikan pertumbuhan dan penyebaran sel-sel kanker dengan pemberian obat-obatan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved