Setahun 36 Bayi Meninggal Dunia di Tegal, Dedy Yon : Harus Ada Peningkatan Layanan Kesehatan
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal, mengadakan diskusi bertema Upaya Penurunan Kematian Ibu, Bayi dan Pencegahan Stunting di Rumah Makan Dapoer
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal, mengadakan diskusi bertema Upaya Penurunan Kematian Ibu, Bayi dan Pencegahan Stunting di Rumah Makan Dapoer Tempo Doeloe, Kamis (19/12/2019).
Kepala Dinkes Kota Tegal, Sri Primawati Indraswari mengatakan, angka kematian ibu, angka kematian bayi, dan pencegahan stunting, menjadi isu strategis saat ini.
Ketiganya menjadi perhatian khusus Dinkes.
Dari data Dinkes, pada 2018 ada satu kasus kematian ibu di Kota Tegal. Kemudian pada 2019 meningkat menjadi tiga kasus.
Angka kematian bayi pada 2018 ada 32 kasus, kemudian pada 2019 meningkat menjadi 36 kasus.
• Polresta Solo Terapkan Sistem Satu Pintu dan Tiga Lapis Pengamanan di Gereja
• Komisi Informasi Beri Penghargaan Badan Publik di Jateng, Ganjar : Kalau Terbuka Kan Lebih Enak
Sedangkan jumlah kasus balita stunting Kota Tegal pada 2019 ada 830 balita.
"Angka ini masih berada di bawah angka standar target nasional.
Namun kita tidak boleh lengah.
Karena jika tidak terkendali dengan sistem manajemen yang baik, kasus akan meningkat cepat," katanya.
Prima mengatakan, perlu ada upaya komprehensif dan terpadu untuk menurunkan angka kematian ibu, bayi, dan pencegahan stunting.
Ia pun meminta, seluruh lapisan masyarakat turut aktif dalam mencegahnya.
"Kegiatan pertemuan ini, mengumpulkan antar pemangku wilayah, lintas sektor, dan layanan kesehatan ibu dan anak.
Kami buat komitmen bersama," ungkapnya.
Sementara Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengatakan, harus ada peningkatan kualitas mutu layanan kesehatan bagi ibu dan anak.
Hal itu supaya tidak ada lagi angka kematian ibu dan anak.
Dedy Yon mengatakan, jika pada 2019 ada kenaikan angka kematian, maka pada 2020 jangan sampai ada lagi.
Menurutnya, Dinkes harus punya data warga Kota Tegal yang hamil.
Supaya tiap bulan ada pemantauan dari Dinkes.
"Laporkan jika ada ibu hamil. Lakukan pemantauan kesehatan pada ibu dan anaknya.
Semua harus bekerjasama agar kematian ibu dan bayi dapat dicegah," jelasnya. (fba)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/diskusi-bertema-upaya-penurunan-kematian-ibu-bayi-dan-pencegahan-stunting-di-rumah-makan-da.jpg)