Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

13 Pelajar SMP Terlibat Peredaran Narkotika di Purwakarta, Pengedar Berasal dari Aceh

Sejumlah 13 pelajar SMP terlibat dalam peredaran narkoba di Purwakarta, Provinsi Jawa Barat.

Editor: m nur huda
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
ILUSTRASI NARKOBA 

TRIBUNJATENG.COM, PURWAKARTA - Sejumlah 13 pelajar SMP terlibat dalam peredaran narkoba di Purwakarta, Provinsi Jawa Barat.

Peredaran narkotika jenis obat-obatan di Purwakarta mulai menyasar ke anak di bawah umur atau para pelajar.

Hal ini terungkap setelah adanya pengungkapan kasus peredaran obat-obatan terlarang yang pengedarnya berasal dari Aceh bernama Muktarudin (25).

Obat-obatan terlarang yang berhasil diamankan, di antaranya Heximer, Trihexipenidyl, dan Tramadol.

Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius melalui Paur Humas, Ipda Tini Yutini, mengatakan pelaku ini terjaring saat patroli Cipta Kondisi menjelang Natal dan Tahun Baru.

"Sesuai arahan pak Kapolres, segala sesuatu harus diantisipasi dan dicurigai apapun yang membuat resah di Purwakarta.

Akhirnya, kami berhasil amankan pemuda asal Aceh di Ruko Perempatan H Iming, Jalan Pahlawan, Kelurahan Purwamekar, Purwakarta," katanya di Purwakarta, Selasa (24/12/2019).

Dari operasi ini, polisi berhasil mengamankan 17 paket Heximer sebanyak 136 butir dan 11 papan Tramadol, serta 7 papan Trihexipenidyl.

"Kami amankan juga 19 orang, 13 di antaranya masih pelajar SMP," ujarnya.

Adapun 19 orang itu, di antaranya S (20), FAM (21), RS (25), STA (15), SDR (17), GE (16), MJ (16), NRP (15), EAP (15), ANI (15), MR (19), BNO (17), DS (20), MF (18), MA (15), IJ (15), N (17), MR (15), dan SR (17).

Peredaran narkotika yang mulai masuk ke para pelajar, lanjutnya menjadi hal yang sangat mengkhawatirkan, apalagi jika nantinya terbukti mereka banyak yang menggunakannya.

"Motifnya masih misterius, kami saat ini masih terus menyelidiki motifnya dan mengungkap dari mana sumber barang tersebut," katanya.

Bentuk kampung antinarkoba 

Pembentukan kampung antinarkoba Desa Jatiluhur, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen sebagai upaya Polsek Karanganyar menggugah berbagai kalangan masyarakat untuk berperan aktif dalam pencegahan dan penyalahgunaan narkoba.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan melalui Kapolsek Karanganyar AKP Mawakhir mengatakan, kampung antinarkoba merupakan salah satu upaya mengajak masyarakat untuk menjauhi narkoba dan ikut mengawasi peredaran narkoba.

"Kampung antinarkoba ini merupakan upaya menggugah peran serta masyarakat untuk mencegah peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba," ujar AKP Mawakhir, Selasa (10/12/2019).

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved