Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Potensi Bencana Longsor Ancam Jalan Provinsi Menuju Kawasan Wisata Dieng

Wisatawan yang hendak melakukan perjalanan menuju kawasan wisata Dieng diimbau mewaspadai potensi longsor di sepanjang jalur wisata.

Tayang:
Penulis: khoirul muzaki | Editor: muh radlis
Twitter/Dinsos Jateng
Longsor di Banjarnegara 

TRIBUNJATENG COM, BANJARNEGARA - Wisatawan yang hendak melakukan perjalanan menuju kawasan wisata Dieng diimbau mewaspadai potensi longsor di sepanjang jalur wisata.

Pasalnya, jalan menuju dataran tinggi itu, baik via Wonosobo maupun Banjarnegara melewati medan perbukitan yang rawan longsor.

Dari arah Wonosobo, titik rawan longsor di jalur wisata Dieng antara lain terdapat di wilayah Kecamatan Kejajar.

Beberapa kejadian longsor pernah terjadi di beberapa titik hingga menutup akses jalur wisata Dieng, semisal di Desa Parikesit dan Desa Kalilembu Kejajar Wonosobo.

Demikian halnya jalur wisata Dieng via Kabupaten Banjarnegara.

Terdapat beberapa titik rawan longsor di jalan provinsi menuju Dieng ini.

Dir Pam Obvit dan Kapolres Demak Sempatkan Bantu 2 Warga yang Rumahnya Roboh DIterjang Angin Kencang

Hadiri Perayaan Natal, Wakil Bupati Tegal Sebut Banyak Cara Sederhana Jaga Keberagaman

BREAKING NEWS : Hujan Lebat, Dahan Pohon Ambruk Rusak Lampu Penerangan di Jalan Menteri Supeno

Kecelakaan Pemotor Tabrak Truk di Pucang Gading Semarang Pagi Tadi, 1 Korban Meninggal di Lokasi

Di antara Kecamatan Karangkobar dan Pejawaran dan Wanayasa.

Di Kecamatan Karangkobar, dua peristiwa longsor besar bahkan pernah melanda hingga sempat memutus akses jalan provinsi, yakni di Desa Paweden pada 2018 dan Dusun Jemblung Desa Sampang yang melenyapkan sebuah kampung pada 2014 silam.

Sementara di Kecamatan Wanayasa, terdapat titik yang kerap terjadi pergerakan tanah, yakni di Desa Wanayasa.

Masyarakat mengenalnya dengan tanjakan Sikelir.

Di lokasi itu, longsor sering terjadi hingga menutup badan jalan provinsi yang mengubungkan tiga kabupaten itu Banjarnegara-Pekalongan-Wonosobo.

"Daerah dengan kemiringan 20 persen saja sudah potensi longsor, apalagi lebih," kata Kepala BPBD Banjarnegara Arief Rahman, (25/12)

Jalan provinsi untuk mengakses Dieng setiap hari padat kendaraan.

Pasalnya, selain menjadi jalur wisata menuju Dieng, jalan itu menghubungkan masyarakat antar kecamatan, bahkan antar kabupaten yang bertetangga.

Jalur itu juga menjadi akses utama masyarakat di kecamatan atas menuju kota.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved