Kritik Kinerja Kepolisian, Tim Kuasa Hukum Novel Baswedan: Ini Tidak Logis
Tim Kuasa Hukum Novel Baswedan, Kurnia Ramadhana mengkritik kinerja kepolisian dalam mengungkap kasus penyerangan kepada Novel Baswedan.
Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM- Tim Kuasa Hukum Novel Baswedan, Kurnia Ramadhana mengkritik kinerja kepolisian dalam mengungkap kasus penyerangan kepada Novel Baswedan.
Kurnia Ramadhana menilai saat ini sangat mudah membangun alasan sebab akibat atas kasus Novel Baswedan.
"Kita memang menganggap sangat mudah membangun teori kausalitasnya, sebab akibatnya," ujar Kurnia Ramadhana.
Kurnia Ramadhana menyebut kiprah Novel Baswedan selama di KPK kerap menangani kasus besar.
Sehingga menurut Kurnia Ramadhana, hal itu bisa membuat pelaku tidak senang atas kerja-kerja Novel Baswedan di KPK.
"Memang Novel kerap menangani kasus besar, misalnya simulator SIM, EKTP, kasus Suap Aqil Mochtar, sehingga ini yang menimbulkan niat dari pelaku yang memang tidak senang kerja-kerja di KPK sehingga dia tidak bisa maksimal dalam bekerja," tulis Kurnia Ramadhana.
Kurnia Ramadhana berharap agar polisi benar-benar mendalami kasus ini.
"Paling penting adalah polisi bisa mendalami dan publik menunggu apa sebenarnya motif bersangkutan," ujarnya.
Kurnia Ramadhana menyebut rasa dendam pribadi adalah sebuah alasan yang tidak logis.
Kurnia Ramadhana megatakan apa yang disampaikan oleh Komnas HAM sangat berbeda dengan temuan kepolisian terkait dendam pribadi.
"Jangan sampai kita mendengar motif dendam pribadi yang sangat berbeda dengan apa yang dicatat Komnas HAM," ujar Kurnia Ramadhana.
Kurnia Ramadhana berharap publik tetap memberikan pengawasan terhadap kasus Novel Baswedan.
Kurnia Ramadhana tidak ingin kasus ini tidak jelas dan ia mengatakan KOmnas HAM sudah meyebut kasus Novel Baswedan sudah terjadi abuse of power.
"Publik harus mengawasi kasus ini, Komnas HAM sudah menyebut kasus ini telah terjadi abuse of power, " ujarnya.
Kurnia Ramadhana mengkritik kerja kepolisian yang sangat lama dalam menyelidiki kasus ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kritik-kinerja-kepolisian-tim-kuasa-hukum-novel-baswedan-ini-tidak-logis.jpg)