Senin, 4 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kritik Kinerja Kepolisian, Tim Kuasa Hukum Novel Baswedan: Ini Tidak Logis

Tim Kuasa Hukum Novel Baswedan, Kurnia Ramadhana mengkritik kinerja kepolisian dalam mengungkap kasus penyerangan kepada Novel Baswedan.

Tayang:
Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
YOUTUBE
Kritik Kinerja Kepolisian, Tim Kuasa Hukum Novel Baswedan: Ini Tidak Logis 

Padahal menurutnya, segala bukti dan saksi sudah ada.

"Polisi terlalu lama, ini tidak logis, padahal cctvnya ada, saksinya ada, barang buktinya ada, ini yang penting, bahkan polisi sudah membuat 2 tim untuk menangani kasus Novel tapi ini tidak signifikan," ujar Kurnia Ramadhana.

Video Viral Konvoi Remaja Putri Berkerudung Seret Sabuk Gir di Kendal, Polisi: Kami Identifikasi

Dewi Tanjung Malah Puji Pelaku Penyerang Novel Baswedan dan Ingin Bertemu Untuk Tanyakan Hal Ini

Tagar Tangkap Dewi Tanjung Ramai, Tuding Novel Baswedan Rekayasa Penyiraman Air Keras

Pertanyakan Motif Pelaku, Novel Baswedan: Dendam Pribadi atau Dendam Atasannya?

Sebelumnya, Pelaku penyerang Novel Baswedan di tangkap.

Polda Metro Jaya mengamankan pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pelaku penyiraman berjumlah dua orang.

"Dari tim teknis telah menemukan informasi yang signifikan, dan info tersebut kita dalami," ujar Listyo di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (27/12/2019).

"Tadi malam, kami telah mengamankan pelaku yang diduga melakukan penyiraman saudara NB."

"Jadi pelaku ada dua orang, inisial RM dan RB. (Kedua pelaku) Polri aktif," jelasnya.

Sementara itu, Karopenmas Polri Brigjen Argo Yuwono menjelaskan, kedua pelaku diamankan di Cimanggis, Depok.

"Kami amankan di Cimanggis. Setelah itu dibawa ke Polda Metro Jaya," ujar Argo.

Dua tahun lalu, tepatnya 11 April 2017, Novel Baswedan disiram air keras oleh orang tak dikenal.

Ketika itu, Novel baru selesai menjalani salat Subuh di masjid dekat rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Akibat penyiraman air keras tersebut, kedua mata Novel mengalami luka parah.

Pelaku Sebut Novel Pengkhianat

Dua pelaku telah dibawa ke Bareskrim Mabes Polri sesuai dilakukan penyelidikan di Polda Metro Jaya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved