Breaking News:

Bajul Untung Hingga Rp 2,7 Juta, Tipu Jual Akun Gojek, Kini Meringkuk di Polsek Ungaran

Polsek Ungaran meringkus Mochamad Jayuli alias Bajul (32) warga Kelurahan Tanjungmas, Kota Semarang.

TRIBUN JATENG/AKBAR HARI MUKTI
Gelar perkara kasus penipuan jual beli akun Gojek di Mapolres Semarang, Senin (30/12/2019). 

"Suryo lantas menghubungi tersangka Bajul lewat telepon hingga sosial media tetapi tidak direspon," paparnya.

Lalu pada 17 November 2019 Nugroho melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ungaran.

Akhirnya, 1 Desember 2019 Bajul berhasil ditangkap di rumahnya.

"Kepada 8 korbannya, Bajul menggunakan metode yang sama yakni menjual akun Gojek resmi miliknya untuk dipakai orang lain."

"Ia tinggal mengganti nomor di akun Gojeknya dengan nomor dari korban baru, sehingga nomor korban yang lama tak bisa lagi mengakesnya," jelasnya.

Dalam setiap transaksi, Iptu Bambang menjelaskan, Bajul mendapatkan uang berkisar Rp 1 juta hingga Rp 2,7 juta.

Adapun barang bukti yang berhasil disita di antaranya 1 buah ponsel pintar dan 1 lembar surat perjanjian jual beli akun Gojek yang dibuat tersangka serta ditandatangani kedua belah pihak beserta saksi.

"Tersangka dijerat Pasal 378 atau 372 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara," paparnya.

Sementara Bajul mengaku melakukan jual beli akun Gojeknya sejak 2018.

Ia megaku melakukan penipuan tersebut karena didorong faktor ekonomi.

"Untuk biaya kebutuhan hidup dengan istri dan tiga anak," jelasnya. (Akbar Hari Mukti)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved