Jokowi Resmikan BLK Komunitas di Ponpes Alfadlu Wal Fadillah Kendal

Presiden Joko Widodo saat sambutan dalam peresmian Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas di Ponpes Alfadlu Wal Fadillah, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah,

tribunjateng/dhian adi putranto
Jokowi meresmikan BLK Komunitas se-Indonesia di Ponpes Al Fadlu Wal Fadillah 2 Kendal 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - PERTUMBUHAN ekonomi Indonesia dinilai konsisten di tengah perekonomian global yang tidak pasti.

Hal itu disampaikan oleh Presiden Joko Widodo saat sambutan dalam peresmian Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas di Ponpes Alfadlu Wal Fadillah, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Senin (30/12/2019).

Saat ini pertumbuhan ekonomi Indonesia masih di angka 5 persen yang tak berbeda jauh dengan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2018.

Jokowi mengatakan bahwa kondisi perekonomian global yang bergejolak tidak pasti berpengaruh banyak bagi negara di dunia.

Menurutnya, tak sedikit negara yang menuju krisis, bahkan sudah mengalami krisis dan resesi.

"Ekonomi Indonesia tetap baik dan stabil, masih di atas 5 persen. Hal itu patut disyukuri. Karena ada negara yang pertumbuhan ekonominya semula dari tujuh persen sekarang menjadi turun negatif satu persen," ujar Jokowi.

Ia mengatakan bahwa saat ini semua negara di dunia bersaing dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia.

Pasalnya SDM yang terampil dan berkompetensi tinggi dapat membuat negara bertahan di situasi ekonomi global tidak menentu.

"Sekarang tidak jamannya adu ijazah, melainkan adu keterampilan, adu skill dan adu kompetensi, maka dari itu hampir seluruh negara mereka mengasah keterampilan warganya" tegas Jokowi.

Jokowi menggambarkan bahwa saat ini banyak pekerjaan yang membutuhkan keterampilan tertentu, di antaranya keterampilan di bidang Teknologi Informasi.

Sehingga saat ini diperlukan peningkatan SDM Indonesia untuk menyuplai kebutuhan tenaga kerja pada bidang tersebut.

"Dengan BLK Komunitas ini, diharapkan dapat menghubungkan kebutuhan tenaga kerja yang dibutuhkan pada saat ini," tuturnya.

Sementara itu Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziah mengatakan pihaknya menargetkan akan membangun 2.000 BLK Komunitas pada tahun 2020.

Menaker RI, Ida Fauziah menerangkan program Pemerintah Pusat pada 2020 dalam Rembuk Nasional BLK Komunitas, Senin (30/12/2019) di Ponpes Al Fadlu Wal Fadillah 2 Kendal.
Menaker RI, Ida Fauziah menerangkan program Pemerintah Pusat pada 2020 dalam Rembuk Nasional BLK Komunitas, Senin (30/12/2019) di Ponpes Al Fadlu Wal Fadillah 2 Kendal. (TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO)

Menurutnya jumlah ini bisa bertambah manakala terjadi peningkatan signifikan terhadap aktivitas produktif lulusan dari BLK Komunitas.

"Selama tiga tahun, Kemnaker RI telah membangun 1.113 BLK Komunitas di seluruh Indonesia. Pembangunan BLK Komunitas ini menyasar di tempat pendidikan agama seperti pondok pesantren, seminari dan tempat pendidikan lainnya," pungkasnya. (Tribun Jateng/Cetak/dap)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved