Ganjar Pranowo Temukan 2 Pompa di Kaligawe Tak Berfungsi : Saya Minta Secepatnya Diperbaiki
Semua rumah pompa yang ada di Kota Semarang siap mengantisipasi banjir saat musim penghujan ini.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Semua rumah pompa yang ada di Kota Semarang siap mengantisipasi banjir saat musim penghujan ini.
Rumah pompa yang ada dapat menyedot air dan dialirkan ke laut bilamana terjadi genangan usai hujan lebat.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengatakan semua rumah pompa disiapkan.
Hanya saja ada dua pompa di Rumah Pompa Kali Sringin Kaligawe, Kota Semarang rusak dan tidak berfungsi.
"Saya minta secepatnya diperbaiki.
Petugas harus standby," kata Ganjar usai meninjau Rumah Pompa Kali Tenggang dan Sringin, Kamis (2/1/2020).
• Enggan Lapor Polisi karena Tak Mau Repot, Mashuri Doakan Pembacok Anaknya Segera Insaf
• Sampah di Sungai di Demak Ini Menumpuk hingga Air Tak Kelihatan, Khasan : Baunya Sampai Musalah
• Ini Harga dan Spesifikasi Huawei Mate 30 Pro
• Mashuri Menduga Anaknya Dibacok di Lebih dari 3 Kali di Tlogomulyo Pedurungan
Ia langsung mengecek kerusakan dua pompa itu dan memastikan proses perbaikan dilaksanakan dengan baik.
Ganjar melihat dua dari tiga pompa di Rumah Pompa Kali Sringin mati.
Padahal, rumah pompa tersebut diandalkan untuk menanggulangi banjir yang kerap melanda Kota Semarang di musim penghujan.
Berdasarkan penuturan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana, pompa rusak akibat sumbatan sampah.
Oleh karena itu, dia meminta masyarakat untuk berpartisipasi dalam mengurangi penyebab banjir di Kota Semarang.
"Saya meminta masyarakat ikut membantu untuk membersihkan saluran air.
Jangan buang sampah ke sungai. Itu hukumnya wajib," tegasnya.
Sementara, di Rumah Pompa Kali Tenggang enam pompa yang ada di lokasi itu semuanya berfungsi dengan baik.
Truk penyedot air portabel di Jalan Kaligawe juga telah siap diterjunkan saat terjadi banjir di jalur Kota Semarang-Demak tersebut.