Mashuri Menduga Anaknya Dibacok Lebih dari 3 Kali di Tlogomulyo Pedurungan
Meski polisi belum menangkap pelaku sebelumnya di Jalan Arteri Soekarno Hatta, aksi pembacokan di Kota Semarang kembali terjadi.
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Meski polisi belum menangkap pelaku sebelumnya di Jalan Arteri Soekarno Hatta, aksi pembacokan di Kota Semarang kembali terjadi.
Kali ini menimpa AZM (15) yang masih berstatus pelajar kelas 3 SMP.
Berdasarkan keterangan ayah Korban, Mashuri (48), kejadian terjadi di Jalan Tlogomulyo Pedurungan.
Tepat di depan sebuah toko mainan dekat SMP 34 Semarang.
Saat itu, korban dan tetangganya melakukan acara bakar-bakar ikan.
Setelah itu sekira pukul 23.00 WIB, mereka berboncengan mengendarai sepeda motor bebek menuju jembatan layang di Bangetayu lantaran ingin melihat kembang api di malam perayaan tahun baru dari tempat tersebut.
• Pergantian Tahun di Banjarnegara Diwarnai Longsor di 2 Titik
• KNKT Sebut Belum Ada Regulasi yang Mengatur Ketahanan Guling Sistem Pengereman
• Suka Naik Gunung? Ini yang Perlu Diperhatikan saat Mendaki di Musim Hujan
• Omset Usaha Sumiyati Berkurang 2 Bulan Terakhir karena Pasokan Air PDAM Tersendat
"Anak saya posisi membonceng.
Sebelum sampai di tempat tujuan anak saya malah dibacok oleh tiga orang tidak dikenal," ujar warga Pedurungan Lor ini kepada Tribun Jateng, Kamis (2/1/2020) sore.
Menurut Mashuri, korban dibacok menggunakan senjata tajam (sajam) berjenis clurit.
Bahkan satu pelaku membawa sajam berbentuk gergaji.
Lalu sebuah alat musik ukelele atau kentrung.
Teman korban yang mengendarai motor hanya terkena pukulan kentrung di bagian kepala sebanyak satu kali.
"Nahas anak saya terkena tebasan dari pelaku yang mengakibatkan dua luka.
Masing-masing di tengkuk leher dan punggung dengan total 10 jahitan," ujarnya.
Pelaku diduga berjumlah tiga orang mengendarai sepeda motor matic jenis vario berwarna putih.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pakaian-milik-korban-azm-15-sebuah-kaos-warna-putih-yang-terdapat-noda-darah.jpg)