Jalur Pendakian Gunung Lawu Karanganyar Ditutup Sementara karena Badai
Jalur pendakian Gunung Lawu via Candi Cetho dan Cemoro Kandang ditutup sementara karena badai, Jumat (3/1/2020).
Penulis: Agus Iswadi | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Jalur pendakian Gunung Lawu via Candi Cetho dan Cemoro Kandang ditutup sementara karena badai, Jumat (3/1/2020).
Koordinator Lapangan Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar, Nardi, mengatakan, karena terjadi badai di Gunung Lawu, dua jalur pendakian yang masuk wilayah Karanganyar baik dari Candi Cetho maupun Cemoro Kandang, ditutup sementara.
"Disetop sementara pukul 10.00 WIB .
Dapat laporan dari petugas di base camp Candi Cetho," katanya, saat dihubungi Tribunjateng.com, Jumat (3/1/2020) pukul 13.00 WIB.
Dijelaskannya, demi keamanan, para relawan bersiaga di dua jalur pendakian.
Ada juga relawan yang berada di Pos IV jalur Cemoro Kandang, yang dapat memantau dan melaporkan perkembangan situasi.
Berdasarkan laporan yang diterimanya, ada sekitar 30 orang yang masih berada di jalur pendakian via Candi Cetho.
Sedangkan untuk yang melewati jalur Cemoro Kadang ada sekitar 7 atau 8 orang.
Ia menambahkan, ada sebanyak 15 pendaki yang saat ini masih tertahan di base camp pendakian Candi Cetho lantaran cuaca buruk.
"Setop sementara, pendaki yang mau naik disetop dulu mengingat cuaca ekstrem.
Sementara di atas badai dan kabut," ungkapnya.
Dijelaskannya, penutupan sementara dikarenakan cuaca ekstrem yang tidak menentu.
Kalau kebakaran ditutup karena bisa meluas.
Apabila belum ada perkembangan hingga pukul 19.00 atau 20.00 WIB, pihaknya dapat membuat surat resmi tentang penutupan jalur pendakian kepada Disparpora dan mengirim tembusannya ke pihak Perhutani. (ais)