Ormas Hadang Petugas Gabungan yang Akan Gusur Pasar Waru Kemijen Semarang
Pasukan gabungan yang terdiri dari personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI, dan Polri dihadang puluhan orang dari satu organisasi
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pasukan gabungan yang terdiri dari personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI, dan Polri dihadang puluhan orang dari satu organisasi masyarakat saat hendak menerbitkan lapak pedagang di Kemijen, Semarang Timur, Kota Semarang, Jumat (3/1/2020).
Sesuai rencana, pedagang yang berada di bantaran Banjir Kanal Timur atau sisi utara Jembatan Kaligawe itu diminta untuk pindah ke Pasar Rejomulyo yang berada tidak jauh dari lokasi mereka.
Sebelum terjadi ketegangan, Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto, meminta agar personel gabungan untuk tidak merangsek ke sekelompok anggota ormas.
Ia meminta kedua belah pihak untuk tetap tenang dan menyelesaikannya dengan kepala dingin.
• Ini 2 Stadion yang Dibidik PSIS Semarang untuk Jadi Home Base Musim Depan
• Kerukun Beragama di Kota Tegal, Dedy Yon : Meski Non Muslim 18 Persen Semua Saling Menghormati
• Harga Emas Antam di Semarang Hari Ini Rp 778 Ribu per Gram, Naik Rp 4.000
• Meski Rekomendasi Tak Diberikan, Gibran Putra Jokowi Tetap Komitmen Besarkan Partai
Sekelompok anggota ormas dan pedagang yang menghadang tim gabungan itu meminta bernegosiasi.
Intinya mereka meminta agar penggusuran lapak di kompleks Pasar Waru tersebut untuk ditunda.
"Kami meminta ditunda, berikan waktu setelah Lebaran," kata seorang pedagang ayam potong, Effendi (50).
Menurutnya, pedagang membutuhkan modal tambahan untuk memindahkan lapaknya ke pasar Rejomulyo.
Waktu yang tersedia itu akan digunakan pedagang untuk mencari modal tambahan.
"Saat Lebaran kan kebutuhan masyarakat banyak, sehingga dagangan kami laku, makanya kami minta sampai Lebaran," jelasnya.
Sejumlah orang sempat mengungkapkan pendapatnya soal rencanan penertiban lapak pedagang tersebut.(mam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/personel-gabungan-dihadang-ormas-saat-hendak-menertibkan-pedagang-di-kemijen-kota-semarang.jpg)