Breaking News:

Kutuk Pembunuhan Qasem Soleimani, MUI: Jelas Iran Tidak Tinggal Diam, Akan Lakukan Pembalasan

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk dengan keras pembunuhan terhadap Jenderal Iran Qasem Soleimani.

Editor: m nur huda
AFP/IRANIAN SUPREME LEADERS WEBSITE/HO
Foto yang dirilis situs kantor Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada 4 Juni 2019 memperlihatkan Mayor Jenderal Qasem Soleimani (tengah), komandan Pasukan Quds, cabang Garda Revolusi Iran, ketika hadir dalam peringatan 30 tahun kematian pendiri negara itu, Ayatollah Rohullah Khomeini. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk dengan keras pembunuhan terhadap Jenderal Iran Qasem Soleimani yang tewas bersama pemimpin milisi Hashed al-Shaabi, Abu Mahdi al-Muhandis, di Bandara Internasional Baghdad Irak.

Qasem Soleimani diserang dengan rudal dari drone militer Amerika Serikat (AS).

Sekjen MUI Anwar Abbas menilai pembunuhan yang dilakukan secara terencana oleh pemerintah AS ini tentu akan memantik ketegangan dan ancaman baru.

Jenderal Pengganti Qassem Soleimani Sebut Bakal Ada Mayat Orang Amerika di Seluruh Timur Tengah

Rudal Ninja yang Menewaskan Qassem Soleimani, Ledakannya Menyayat Benda di Sekitarnya

Beri Selamat ke Brigjen Pol Abioso, Wali Kota Hendi: Selamat Bertugas, Mas Jenderal

Inilah Sosok yang Racuni Gibran Masuk Dunia Politik? Inilah Orangnya

"Karena jelas pemerintah Iran sebagai negara yang berdaulat tidak akan tinggal diam.

Akan melakukan pembalasan terhadap apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah AS tersebut dengan caranya sendiri.

Mungkin saja tidak teperhitungkan kapan dan bagaimana bentuknya," katanya kepada wartawan, Sabtu (4/1/2020).

Selanjutnya, MUI meminta Amerika dan negara-negara adikuasa lain untuk tidak melakukan cara-cara kekerasan dan cara-cara yang tidak beradab dalam menyelesaikan masalah.

Foto yang dirilis situs kantor Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada 4 Juni 2019 memperlihatkan Mayor Jenderal Qasem Soleimani (tengah), komandan Pasukan Quds, cabang Garda Revolusi Iran, ketika hadir dalam peringatan 30 tahun kematian pendiri negara itu, Ayatollah Rohullah Khomeini.
Foto yang dirilis situs kantor Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada 4 Juni 2019 memperlihatkan Mayor Jenderal Qasem Soleimani (tengah), komandan Pasukan Quds, cabang Garda Revolusi Iran, ketika hadir dalam peringatan 30 tahun kematian pendiri negara itu, Ayatollah Rohullah Khomeini. (AFP/IRANIAN SUPREME LEADERS WEBSITE/HO)

Karena cara-cara itu akan bisa menimbulkan masalah baru yang lebih rumit sehingga selain tidak mudah untuk menyelesaikannya juga akan bisa menyeret dan merusak kehidupan rakyat dan masyarakat di negara lain.

"Karena naiknya harga minyak dunia dan terganggunya perdagangan internasional yang ada," ujarnya.

Dibunuh dengan rudal Ninja

Saluran TV Al-Ahad Irak menayangkan rekaman CCTV di kawasan Bandara Internasional Baghdad, yang menunjukkan rudal AS menghantam mobil lalu meledak hebat namun terlokalisir.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved