Kapolres Kudus Akan Tindak Tegas Penyebar Video Hoaks Bencana Bendungan Wilalung

Video hoaks bencana banjir di wilayah Kabupaten Kudus telah meresahkan warga masyarakat sejak hari Rabu (8/1/2020) kemarin.

Tribun Jateng/Raka F
?Jajaran Forkompinda Kabupaten Kudus melakukan pengecekan kesiapan alat-alat saat apel besar kesiapan dan antisipasi menghadapi kontijensi bencana tahun 2020, di alun-alun simpang 7, Kudus, Kamis (9/1/2019).? 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Video hoaks bencana banjir di wilayah Kabupaten Kudus telah meresahkan warga masyarakat sejak hari Rabu (8/1/2020) kemarin.

‎Pasalnya dalam video singkat berdurasi 29 detik itu mencantumkan tulisan Bendungan Wilalung yang berada di Kabupaten Kudus.

Kapolres Kudus, AKBP Catur Gatot Efendi menjelaskan, akan menindak tegas pelaku penyebar hoaks menggunakan undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

‎"Pelaku penyebaran video hoaks itu akan kami tindak tegas karena sudah menyebarkan berita bohong," ujar dia usai apel besar kesiapan dan antisipasi menghadapi kontijensi bencana tahun 2020, di alun-alun simpang 7, Kudus, Kamis (9/1/2019).

Selain itu, Polres Kudus juga melakukan penutupan akses ke media sosial yang menyebarkan video hoaks bencana banjir tersebut.

Tujuannya agar berita bohong yang menyebar di dunia maya tidak meresahkan warga masyarakat Kabupaten Kudus.

"Video hoaks yang menyebar ini kami take down agar tidak menyebar," ujar dia.

Pihaknya juga meminta Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk turut aktif dalam memberikan informasi terkini di daerahnya masing-masing.

‎Sehingga pada saat terjadi bencana, warga sudah siap untuk menyelamatkan diri ke tempat pengungsian.

"Kami bersinergi dengan Forkompinda untuk menyediakan tempat pengungsiannya juga sudah siap," jelas dia.(Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga)

Penulis: raka f pujangga
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved