Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Video Ratusan Ribu Bibit Tanaman Untuk Petani Pati

Badan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Pemali Jratun menyerahkan ratusan ribu bibit Kebun Bibit Rakyat (KBR)

Tayang:

TRIBUNJATENG.COM, PATI – Berikut ini video ratusan ribu bibit tanaman untuk petani Pati

Badan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Pemali Jratun menyerahkan ratusan ribu bibit Kebun Bibit Rakyat (KBR) kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) Sukobubuk Rejo sebagai pemegang Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial (IPHPS) seluas 1.265 hektare, Kamis (9/1/2020).

Acara penyerahan dilakukan di Desa Sukobubuk, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati. Bupati Pati Haryanto dan jajaran Forkopimda juga hadir dalam acara ini.

Bersama Kepala BPDASHL Pemali Jratun Rochimah Nugrahini, Haryanto juga berkesempatan menanam bibit di lokasi penanaman.

Kepala Desa Sukobubuk Saman mengatakan, total bibit yang diterima KTH Sukobubuk Rejo ialah sebanyak 240 ribu bibit yang terbagi ke dalam empat paket. Masing-masing paket terdiri atas 30 ribu tanaman keras berupa sengon dan 30 ribu buah-buahan.

Dengan nilai masing-masing paket sebesar Rp 100 juta, maka nilai keseluruhan bibit ialah Rp 400 juta.

Bibit-bibit tersebut akan ditanam di lokasi yang sudah ditentukan. Selain untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, tanaman-tanaman tersebut juga akan bermanfaat dalam hal konservasi lingkungan.

“Ini upaya kami membantu pemerintah pusat dalam menghadapi perubahan iklim. Kami punya slogan ‘Masyarakat Makmur, Hutan Subur’,” ucap pria yang juga merupakan Ketua KTH Sukobubuk Rejo ini.

Saman mengatakan, dengan 240 ribu bibit, luasan lahan yang ditanami baru 200 hektare. Atau seperenam dari total luasan lahan yang mereka kantongi izinnya.

“Karena itu kami harap pemerintah provinsi maupun kabupaten dapat bersinergi dalam pengadaan bibit. Sebab banyak di antara masyarakat ingin menanam bibit tapi tidak mampu,” ujar dia.

Saman mengatakan, nantinya, proses penanaman, perawatan, sampai panen akan dilakukan langsung oleh KTH Sukobubuk Rejo yang beranggotakan 1.464 petani.

Setelah panen, KTH berkewajiban membayar pajak, bagian penerimaan negara bukan pajak, dan sharing profit.

Sementara, Bupati Pati Haryanto berharap, dengan adanya penanaman ratusan bibit tersebut, hutan akan lestari. Sehingga, air hujan akan terserap dengan baik dan berbagai bencana alam, di antaranya banjir dan tanah longsor dapat dicegah.

Kepada para petani, Haryanto berpesan agar mereka memperhatikan penghijauan.

“Kita sudah diberi hak hutan sosial seluas 1.265 hektare, ini adalah anugerah luar biasa. Oleh karena itu, kita lakukan penghijauan. Ada petai, jengkol, sengon, alpukat, durian dan lain-lain. Silakan, boleh tumpang sari, tapi perhatikan penghijauan, jangan biarkan hutan gundul,” imbau dia.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved