Breaking News:

Kesaksian Tentara Amerika di Pangkalan Militer di Irak Seusai Dibombardir Rudal Iran: Tanah Bergetar

Pasukan AS di lokasi penyerangan mengaku menerima pemberitahuan bahwa rudal Iran menuju arah mereka

Editor: galih permadi
Kolase Youtube Tribun Bogor dan AFP/ROUHOLLAH VAHDATI
Ilustrasi: Ketakutan Pasukan AS Saat Diberondong Puluhan Rudal Fateh Iran, 'Saya Sudah Bersiap Mati', Katanya 

TRIBUNJATENG.COM - Pasukan AS di lokasi penyerangan mengaku menerima pemberitahuan bahwa rudal Iran menuju arah mereka

Sejumlah tentara Amerika Serikat yang selamat dari berondongan rudal Fateh Iran, memberikan kesaksian terkait serangan tersebut

Seperti diketahui, pada 8 Januari 2020 dini hari waktu setempat, setidaknya 22 rudal Iran ditembakkan ke pangkalan AS di Ain al-Assad dan Irbil, Irak.

Tak Hanya Iran Vs Amerika, Kini Kanada Juga Mulai Panas, Trudeau : Kami Akan Mencari Keadilan

Iran Serang Bertubi-tubi Pangkalan Militer Amerika, 6 Jam Ratusan Tentara Denmark Sembunyi di Bunker

Mie Ayam Rp 2.000 di Magelang, Inilah Penjelasan Atik Sang Penjual

Nikita Mirzani Bongkar 3 Artis yang Pernah Dimatikan Rezekinya oleh Seorang Presenter, Siapa Dia?

Seperti dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Diserang Rudal Iran, Pasukan AS Berlindung di Bunker Era Saddam Hussein'

Seorang prajurit AS, Sersan Satu Akeem Ferguson mengaku dia sudah memegang senjata dan sudah bersiap untuk mati

"Saya mencari tempat yang damai, kemudian bernyanyi untuk anakku.

Saya hanya berharap apa pun yang menyerang bakal cepat," ucapnya.

"Saya sudah bersiap untuk mati," kata sang bintara

Untungnya, tidak ada pasukan AS maupun Irak yang terluka di Ain al-Assad, pangkalan yang kekurangan sistem pertahanan untuk mencegah rudal balistik

Diberitakan CNN, rudal Iran menghancurkan menghancurkan fasilitas sensitif AS, termasuk hangar, bangunan pasukan khusus, hingga unit operator drone.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved