Pilkada 2020 di Jawa Tengah, Pengamat Politik Sebut Tujuh Daerah Diprediksi Cuma Calon Tunggal

Pengamat politik dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, M Yulianto memprediksi, ada tujuh daerah yang hanya diikuti pasangan calon tunggal.

Pilkada 2020 di Jawa Tengah, Pengamat Politik Sebut Tujuh Daerah Diprediksi Cuma Calon Tunggal
Tribun Jateng/Mamdukh
Gibran Rakabuming Raka saat di Kantor DPD PDIP Jateng atau Panti Marhaen Kota Semarang, Sabtu (21/12/2019), untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bakal calon kepala daerah untuk pilkada 2020. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - 21 kabupaten-kota di Jawa Tengah akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (pilkada) pada 2020 ini.

Pengamat politik dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, M Yulianto memprediksi, ada tujuh daerah yang hanya diikuti pasangan calon tunggal.

"Ada faktor psikologis dimana partai kuat mendominasi."

Tanami Lahan Kritis Patiayam Kudus, Gubernur Jateng Usulkan Tebang Satu Pohon Denda Rp 10 Juta

Dirilis Sore Ini, Realme 5i Boyong Dua Varian Memori, Berikut Spesifikasi dan Harga di Semarang

"Tentu saja partai lain minggrang-minggring (enggan) memunculkan figur," terangnya kepada Tribunjateng.com, Rabu (15/1/2020).

Hal itu, lanjutnya, membuat partai lain minder.

Sehingga, lebih memilih berkoalisi.

Tujuh daerah yang diprediksi terdapat calon tunggal yakni Kota Semarang, Surakarta, Kabupaten Semarang, Grobogan, Wonogiri, Klaten, dan Boyolali.

Tidak ada figur selain petahana yang akan maju Pilkada 2020, dikarenakan faktor masa kepemimpinan calon terpilih yang habis masa jabatan pada 2024.

Parade Kebangsaan Kemenag Kendal, Diikuti 4 Ribu Peserta, Kenakan Pakaian Adat, Bupati: Luar Biasa

Plt Bupati Kudus Janji Kirim Bibit Tiap Jumat - Penuhi Target 600 Ribu Tanaman di Patiayam

Rencananya, kata dia, pilkada serentak akan dilakukan 2024.

Sehingga, pemimpin daerah yang terpilih pada Pilkada 2020 ini tidak menjabat selama 5 tahun.

"Yang terpilih masa kepemimpinan hanya sampai 2024. Artinya cuma sekitar tiga setengah tahun."

"Untuk petahana tidak masalah soal ini, tapi untuk new comer (pendatang baru) tentu memikirkan efisien dan efektivitas," jelasnya. (Mamduh Adi)

Puluhan Korban Banjir Demak Masih Mengungsi, Lainnya Pulang Rumah Bersihkan Lumpur

PDIP Tunda Umumkan Rekomendasi Pilkada Solo 2020, Begini Hasil Analisis Pengamat Politik

 

Tersisa Satu Slot Pemain Asing, PSIS Semarang Ingin Cepat Clear, Komunikasi dengan Flavio Beck

PSIS Semarang Kenalkan Lima Pemain Muda, Proyeksi Masuk Tim Senior Musim Ini

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved