Real Estate Indonesia Minta Regulasi Bisnis Properti Syariah Diperketat
Sejumlah pengembang meminta pemerintah memperketat regulasi terkait bisnis properti syariah.
Penulis: budi susanto | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sejumlah pengembang meminta pemerintah memperketat regulasi terkait bisnis properti syariah.
Pasalnya aturan terkait bisnis properti syariah dirasa masih longgar.
Menurut Ketua Real Estate Indonesia (REI) Jateng, MR Prijanto, sejumlah kasus penipuan properti dengan sistem syariah, yang terjadi di Indonesia wajib dijadikan acuan untuk memperketat regulasi.
• Pengakuan Sri Utami, Mantan Pengikut Kerajaan Agung Sejagat Purworejo, Saya Dijanjikan Dolar US
• Misteri Batu Besar di Pelataran Kerajaan Keraton Agung Sejagad di Purworejo? Muncul Pukul 03.00 WIB
• Nikita Mirzani Bongkar 3 Artis yang Pernah Dimatikan Rezekinya oleh Seorang Presenter, Siapa Dia?
• Massa Pendukung Anies: Ada Presiden yang Kinerjanya Setingkat Lurah
"Perumahan syariah ataupun pembangunan properti dengan sistem syariah harus dikembangkan aturannya.
Karena beberapa kasus sudah banyak korbannya," jelasnya, Rabu (15/1/2020).
Dilanjutkannya, penipuan dengan dalih syariah di bidang properti beberapa waktu lalu terjadi di Banten dan Surabaya.
"Sebenarnya sistem syariah baik dan sudah diatur pemerintah, bahkan hingga sistem sistem pembayaran lewat bank syariah.
Namun, memang belum ketat regulasinya," ujarnya.
Dijelaskan Prijanto, untuk menghindari penipuan masyarakat harus melakukan krospek, terhadap pihak pengambang.
"Pengembang masuk oragansisai jelas atau bukan, termasuk tanah yang akan dibeli.
Krospek bisa dilakukan di PUPR, jika tidak terdaftar dan tidak menggunakan bank syariah untuk pembayaran pastinya harus diwaspadai," jelasnya. (bud)
• Terdakwa Ini Perdaya Siti Zaimah Lewat Aplikasi Chating Tan Tan, Diajak Nonton Motor pun Raib
• Tebing di Jalan Raya Tuwel Bumijawa Kabupaten Tegal Longsor, Ini Pesan Kapolsek
• Perkuat Struktur Partai, Partai Gerindra Siap Warnai Pesta Politik Pilwakot Semarang 2020
• Meski Capaian Ekspor Naik, Neraca Perdagangan Jateng Masih Defisit
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/real-estate-expo-iii-2017_20170315_142328.jpg)