Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Penyidik KPK Pernah Disandera Polisi? Saor Siagian: hingga Subuh, Dipaksa Tes Urine

Praktisi hukum Saor SiagiaN membeberkan kronologi intimidasi yang dialami penyidik KPK. OTT KPK kepada Komisioner KPU Wahyu Setiawan seret PDIP.

Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
YOUTUBE
Penyidik KPK Pernah Disandera Polisi? Saor Siagian: hingga Subuh, Dipaksa Tes Urine 

TRIBUNJATENG.COM- Praktisi hukum Saor SiagiaN membeberkan kronologi intimidasi yang dialami penyidik KPK.

Hal itu, ia beberkan di acara ILC yang tayang pada Selasa (14/1/20).

Sebelumnya, Kasus Operasi Tangkap Tangan atau OTT KPK kepada Komisioner KPU Wahyu Setiawan berbuntut panjang lantaran diduga melibatkan petinggi partai PDIP.

Beredar isu Penyidik KPK yang mencari Sekjen PDIP, anggota Megawati yakni Hasto Kristiyanto ke PTIK, diduga mengalami intimidasi dari polisi.

Markas KKB Papua Ditemukan, Semua Anggota Kabur saat Dengar Tembakan Pasukan TNI

Tagar Risma Trending Twitter, Netizen Salahkan Anies Soal Banjir Surabaya

Panglima Langit Panggil Sosok Ratu yang Diduga di Tubuh Teddy dan Ungkap Rahasia Suami Lina

Polsek Pedurungan Berhasil Menangkap Jambret Viral Bawa Anak Kecil di Semarang, Kaki Kanan Ditembak

Lantas, Saor menanggapi atas dugaan insiden tersebut.

Saor Siagian menyebut tim KPK pernah disandera hingga dipaksa tes urine saat menyambangi Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian atau PTIK.

"Sudah diklarifikasi oleh pimpinan KPK bahwa penyidik KPK pergi ke Tirtayasa, ke PTIK. Penyidik ini bukannya dibantu untuk melakukan tindakan penyelidikan, tetapi yang terjadi mereka bukan sekadar disandera, mereka sampai dites urine. Ini sangat serius," ujarnya.

Saor Siagian menyebut penyidik KPK disandera hingga subuh.

"Siapa orang-orang yang mengaku kepolisian ini yang berani kemudian menyandera bahkan mengetes penyidik KPK? Sampai subuh baru mereka dilepaskan," ungkap Saor Siagian.

Saor Siagian khawatir dengan tindakan oknum kepolisian itu.

"Saya khawatir jangan-jangan ada subordinasi di kepolisian. Jangan-jangan ada orang kerja mengatasnamakan polisi kemudian menyandera penegak hukum. Ini harus diusut tuntas, ini sangat serius" pinta Saor Siagian.

Terkait hal itu, Saor pun mengungkit janji yang pernah diutarakan oleh Kapolri Idham Aziz.

Saor menangih janji Idham Aziz yang mengatakan akan memperkuat KPK.

"Ini menurut saya sangat serius karena saya ingat ini janji daripada Kapolri," kata Saor.

"Bahwa lembaga pertama yang ditemui adalah Panglima TNI.Setelah itu dia ke KPK, apa pesan daripada Kapolri saudara Idham Aziz, masih saya ingat, dia bilang dia akan memperkuat daripada KPK," ucap Saor.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved