Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Cinta Segitiga, Janda Cantik Tewas Jadi Korban Rebutan Ayah dan Anak

Nasib tragis dialami janda cantik beranak tiga yang tewas mengenaskan di tangan lelaki yang mencintainya.

Humas Polres Kaltim
Zahiruddin ditangkap Tim beruang hitam Polresta Balikpapan usai menghabisi nyawa kekasih. 

TRIBUNJATENG.COM - Cinta segitiga yang melibatkan seorang janda dengan dua pria, yang berstatus ayah dan anak, berakhir tragis.

Janda cantik beranak tiga tersebut tewas mengenaskan di tangan lelaki yang mencintainya.

Sang Janda, NS (33), tewas setelah menjadi rebutan Zaharuddin (33) dan ayahnya, Ibramsyah (53).

Wahyu Setiawan Sebut Nama Arief Budiman dan Johan Budi dalam Sidang Dugaan Pelanggaran Kode Etik

Detik-detik Rekaman CCTV Oknum Anggota DPRD Ciamis dan Istrinya Saling Serang

Ika Kaget Mobil Innova Reborn Milik Suaminya Raib di Halaman Rumah

Markas KKB Papua Ditemukan, Semua Anggota Kabur saat Dengar Tembakan Pasukan TNI

NS tewas mengenaskan di tangan Zaharuddin, setelah tubuhnya ditikam berkali-kali oleh pemuda tersebut.

Zaharuddin mengklaim dirinya sebagai pacar korban, sementara di saat bersamaan, ayahnya, Ibramsyah juga menaruh hati pada janda tersebut.

Melansir Tribun Kaltim dalam artikel 'Pandangan Tetangga Atas Perilaku Pelaku Pembunuhan NS Janda Tiga Anak di Balikpapan Kalimantan Timur' kejadian bermula saat Zaharuddin gelap mata karena dilalap api cemburu.

Zaharuddin mengaku telah menjalin hubungan dengan korban selama sembilan bulan.

Namun, cintanya kandas setelah ia mengetahui aksi korban bermain hati dengan pria lain, yang tak lain ialah ayahnya sendiri.

Bahkan Zaharuddin juga menuturkan jika korban dan ayahnya, Ibramsyah (53) sudah menjalani nikah siri.

"Saya sudah sekitar 9 bulan yang lalu pacaran sama dia (korban) tapi saya jengkel dia malah selingkuh dan selingkuhnya dengan bapak saya," ungkapnya, dalam kegiatan rilis di Mapolresta Balikpapan, Rabu (15/1/2020).

Di tangan polisi, Zaharuddin mengatakan dirinya sempat bertanya baik-baik kepada korban, namun korban justru meneriakinya.

Hal inilah yang membuat pelaku naik pitam dan hilang kendali dan menikam tubuh janda tersebut berulang kali hingga tewas

"Saya itu tadinya mau tanya baik-baik aja tapi dia (korban) malah ribut dan bentak-bentak saya," ujarnya.

"Awalnya niat saya baik mau ngasih tahu secara orang dewasa pilih bapak saya atau pilih saya tapi dia malah bentak-bentak," bebernya.

 "Saya naik darah makanya saya tikam," lanut Zahiruddin.

Sumber: Surya
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved