Senin, 20 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Diskusi Ruang Rabu Unika Soegijapranata, Semarang Punya Banyak Peninggalan Periode Hindu-Buddha

Program Magister Lingkungan dan Perkotaan (PMLP) dan Fakultas Ilmu dan Teknologi Lingkungan (FITL) Unika Soegijapranata menggelar Ruang Rabu.

tribunjateng/adelia prihastuti
Tri Subekso, Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten Semarang sedang memaparkan temuan dan sebaran peninggalan hindu-buddha di Semarang dalam diskusi ruang rabu PMLP, gedung Thomas Aquinas Unika Soegijapranata. 

Fakta menarik adalah hanya sedikit penganut buddha di tempat itu diduga berada di pesisir pantai utara Jawa.

“Saya menduga itu berada di pantai utara Jawa. Bisa saja di Semarang, Kendal, Batang dan sebagainya,” lanjutnya.

Ia juga menceritakan kebiasaan unik masyarakat Jawa pada masa itu yakni pada bulan ke-5 menaiki perahu ke laut.

Sedangkan pada bulan ke-10 mereka berlibur ke pegunungan. Mereka mempunyai kuda poni pegunungan yang dapat ditunggani dengan baik.

Kemudian menurut data Belanda ditemukan arca dua orang penunggang kuda yang di pegunungan Ungaran, Kabupaten Semarang.

“Bisa saja ini merupakan kebiasaan yang terjadi di masa itu.

Ada kuda, ada masyarakat yang menggunakannya, dan rujukan berita Cina.

Kalau kita bicara peninggalan masa hindu-buddha di Semarang sangat banyak sekali,” imbuhnya.

Ada beberapa catatan belanda yang jadi rujukan peninggalan periode hindu buddha  di Semarang antara lain :

1. Temuan nekara di Randusari.

2. Temuan arca Siwa, Buddha dan dua ornamen di Jomblang.

3. Temuan fragmen candi hindu dengan ukiran berbentuk lonceng di Gereja Katedral Randusari.

4. Arca Manjusri yang ditemukan di Kelurahan Ngemplak, Simongan, Semarang Barat berasal dari abad 10 Masehi.

5. Situs Pleburan terletak di Pemakaman Sukolilo, Pleburan, Semarang Selatan. Terdapat arca ganesha dan tujuh lingga.

6. Situs Cangkiran di Kelurahan Cangkiran, Mijen dan masih banyak lainnya. (Adelia Prihastuti)

Setelah Membunuh, Zuraida Hanum Sempat Tidur di Samping Jasad Hakim Jamaluddin Selama 2 Jam

HEBOH! Penemuan Mayat Karyawati Hanya Bercelana Pendek dan Berkaos Pink Berlumuran Darah di Kamar

Siswanya Hampir Diculik di Area Sekolah, Pihak SDN Karangmlati 1 Demak Enggan Beri Komentar

Bupati Karanganyar Juliyatmono Meyakini Provinsi Solo Raya Mampu Percepat Penyelesaian Masalah

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved