Breaking News:

Awal Rangkaian Imlek, Umat Tionghoa di Tegal Khusyuk Lepas Kepergian Dewa Dapur

Pelepasan Dewa Dapur atau Cao Kun Kong di Kelenteng Tek Hay Kiong Kota Tegal, berlangsung khusyuk, Jumat (17/1/2020).

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: muh radlis

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Pelepasan Dewa Dapur atau Cao Kun Kong di Kelenteng Tek Hay Kiong Kota Tegal, berlangsung khusyuk, Jumat (17/1/2020).

Umat Tionghoa di Kota Tegal mengikuti Sembahyang Cao Kun Kong Naik, mulai dari pembacaan Liam Keng hingga pembakaran Hun Be pada pukul 23.00 WIB.

Dalam sembahyang tersebut, Dewa Dapur naik ke langit menghadap Yang Maha Kuasa untuk melaporkan perilaku dan keseharian manusia.

Dendam Kesumat Kenny Akbari ke Ibu Tiri Zuraida Hanum yang Membunuh Hakim Jamaluddin

Tolak Jual Garaga Rp 350 Juta, Panji Petualang: Harga King Cobra Sebenarnya Murah

Bibi Ardiansyah Suami Vanessa Angel Dikabarkan Bangkrut, Dody Soedrajat Buka Suara

Tanda Kiamatkah? Nenek Diperkosa Cucu Sendiri Sampai Berdarah, Alasan Pelaku Bikin Geleng-geleng

Warga dari Kelurahan Kraton, Susie (45) mengatakan, sembahyang pelepasan Dewa Dapur menjadi momen baik untuk berdoa.

Dewa Dapur pergi ke langit melaporkan segala perbuatan baik dan buruk manusia selama satu tahun.

Ia sendiri berharap, kejelekan- kejelekan yang pernah dilakukannya disampaikan ke Tuhan.

Menurutnya hal itu supaya di tahun berikutnya akan datang rezeki yang melimpah.

"Beberapa pesan yang kita titipkan.

Supaya panjang umur, rezeki berlimpah, keselamatan, dan anak- anak menjadi sukses," kata Susie warga Kelurahan Kraton, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal.

Warga lainnya, Hendri (64) mengatakan, semua peristiwa baik maupun buruk akan dicatat oleh Dewan Dapur.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved