Awal Rangkaian Imlek, Umat Tionghoa di Tegal Khusyuk Lepas Kepergian Dewa Dapur
Pelepasan Dewa Dapur atau Cao Kun Kong di Kelenteng Tek Hay Kiong Kota Tegal, berlangsung khusyuk, Jumat (17/1/2020).
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: muh radlis
Kertas- kertas itu menjadi perlengkapan Dewa Dapur, misalkan gambar kendaraan, gambar malaikat dapur, gambar perlengkapan dan uang panjang bersama kuning.
Kepulan asap itu mengartikan bahwa Dewa Dapur telah pergi.
"Ini menjadi pembuka rangkaian tradisi Imlek.
Setelah itu berbagai tradisi akan banyak dilakukan di rumah," katanya.
Chen Li Wei mengatakan, Dewa Dapur mencatat segala kebaikan dan keburukan tingkat laku umat manusia di dunia.
Ia setiap tahun menghadap ke Tuhan Yang Maha Esa untuk melapor catatan tiap manusia.
Menurutnya, umat Tionghoa dalam sembahyang pelepasan Dewa Dapur akan berdoa agar tahun depan akan bertambah baik.
"Nanti Dewa Dapur akan kembali lagi ke dunia empat hari setelah Imlek.
Tepatnya pada Selasa 28 Januari 2020. Nanti selain sembahyang menyambut Dewa Dapur, sembahyang juga dalam menyambut Dewa Rezeki," jelasnya. (fba)
• Sejumlah Penyair Hadir di Pagelaran Sastra Keroncong Semarangan
• Film Anak Garuda, Kisah Perjuangan Anak Kurang Mampu yang Tak Kenal Menyerah
• AKBP Ali Wardana Kenalanan di Masjid Agung Kendal, Ajak Masyarakat Kawal Investor yang Bakal Masuk
• Tandatangani Kerja Sama, Pertamina akan Pasok Bahan Bakar dan Pelumas di Polda Jateng