Breaking News:

Pengoplos Gas Elpiji Dibekuk Polres Pemalang, Tiap Hari Tersangka Pindahkan 60 Tabung Bersubsidi

Polres Pemalang membongkar kasus pengoplosan gas elpiji bersubsidi 3 kilogram ke non subsidi 12 kilogram.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: deni setiawan
DOK POLRES PEMALANG
Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu melihatkan barang bukti gas elpiji bersubsidi yang dibongkar di wilayah hukum Polres Pemalang, Senin (20/1/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Polres Pemalang membongkar kasus pengoplosan gas elpiji bersubsidi 3 kilogram ke non subsidi 12 kilogram.

Dalam kasus tersebut, aksi dilakukan tersangka Ikbal Ahmadi (39) di pangkalan elpiji milliknya di Dusun Kebonsari, Desa Petarukan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang.

Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu saat dihubungi Tribunjateng.com membenarkan penangkapan tersebut.

Penemuan Bayi Dalam Kardus di Cangkiran Semarang, Kuswanto Awalnya Mengira Suara Anak Kucing

419 ASN Pemkab Kudus Pensiun Tahun Ini, Catur Sebut Mayoritas Kalangan Guru

Menurut AKBP Edy, tersangka setiap hari menyediakan 100 tabung gas elpiji 3 kilogram.

Lalu dipindahkan isinya ke tabung gas kosong non subsidi 12 kilogram.

"Tersangka ditangkap Satreskrim Polres Pekalongan pada Sabtu (18/1/2020)."

"Kemudian, mengenai perbandingan pengisian, empat tabung gas elpiji subsidi 3 kilogram dipindahkan ke dalam satu tabung gas elpigi 12 kilogram," kata AKBP Edy saat dihubungi Tribunjateng.com melalui sambungan telepon, Senin (20/1/2020).

Update Kasus Suap Bupati Nonaktif Kudus - Seret Dua Nama Pengusaha, Hartopo Benarkan Ada Perjanjian

Dirintis Sekolah Ramah Anak, DP3AKB: Tahun Ini 10 SMP Kabupaten Semarang

AKBP Edy mengungkapkan, dalam aksinya, tersangka dibantu karyawannya bernama Khaerul (24).

Tetapi sebelumnya karyawan tersebut sudah diajari mengenai proses pemindahan isi tabung gas.

"Setiap hari, tersangka berhasil memindahkan isi dari 60 tabung gas elpiji 3 kilogram ke dalam 15 tabung gas kosong 12 kilogram."

"Sisanya, 40 tabung gas elpiji bersubsidi 3 kilogram dijual kepada konsumen tanpa dioplos," jelasnya.

Kapolres Pemalang menjelaskan, tersangka kurang lebih setahun ini melakukan aksinya.

Kecelakaan di Semarang - Arif Lihat Mobil Honda Jazz Melaju Kencang, Serempet Pengendara Motor

Kembali Dibuka, Layanan Pembuatan Paspor di Batang, Warga Tak Perlu Lagi ke Pemalang

Dari kegiatannya, tersangka telah meraup keuntungan hingga ratusan juta Rupiah.

"Petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 87 tabung gas elpiji subsidi 3 kilogram dan 190 tabung gas non subsidi 12 kilogram."

"Rencananya, besok, Selasa (21/1/2020) kami akan menggelar pers release terkait kasus ini," tuturnya.

Pihaknya menambahkan, atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 55 Jo Pasal 53 Huruf a, b dan d Jo Pasal 23 (2) huruf a, b dan d UU RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

Lanjut Pasal 32 (2) Jo Pasal 30 UU RI Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal.

Ancaman hukuman kurungan 6 tahun penjara. (Indra Dwi Purnomo)

Gelar Bangsawan Pangeran Harry Resmi Dicopot, Ratu Elizabeth Tetap Ingin Lakukan Ini

Video Kontes Durian Lokal Unggulan Karanganyar Pekalongan

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved