Didesak Pembentukan Pansel Tim Persiku Kudus, Askap PSSI: Kami Mulai Seleksi Pekan Depan
Habisnya masa jabatan manajemen Persiku Kudus junior dan senior membuatnya harus melakukan seleksi untuk menentukan manajemen yang baru.
Penulis: raka f pujangga | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Kudus membentuk panitia seleksi manajemen Persiku Kudus pada pekan depan.
Hal itu menyusul habisnya masa jabatan manajemen Persiku Kudus pada 31 Desember 2019.
Sekretaris Umum Askab PSSI Kabupaten Kudus, M Syafik Arrosid menjelaskan, habisnya masa jabatan manajemen Persiku Kudus junior dan senior membuatnya harus melakukan seleksi untuk menentukan manajemen yang baru.
• Resmi, PSCS Cilacap Umumkan Enam Pemain Hasil Seleksi, Ini Daftarnya
• Betrand Peto Kini Sudah Miliki Nama Tionghoa, Ruben Onsu Sebut Huang Shen Bao
Rencananya panitia seleksi itu akan dilaksanakan secara transparan yang melibatkan Askab PSSI Kudus, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, dan Suporter Macan Muria (SMM).
"Nanti komposisi panitianya kami lihat. Yang jelas semua unsur akan kami libatkan dalam seleksi," jelas dia, saat audiensi di Kantor KONI Kabupaten Kudus, Rabu (22/1/2020).
Syafik juga masih mengejar agar manajemen Persiku Kudus periode sebelumnya untuk segera mengirimkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) yang sudah melewati batas waktu.
Dalam surat yang dikirimkan Askab PSSI Kabupaten Kudus, manajemen diharapkan menyelesaikan LPJ paling lambat 16 Januari 2020.
Namun hingga Selasa (21/1/2020), manajemen Persiku Kudus belum juga menyerahkan laporannya.
• Sampah di Kompleks Pasar Gede Solo Bisa Ditukar Kue Keranjang, Begini Caranya
• Film KKN di Desa Penari, Adinda Thomas Dililit Ular Sanca, Bobotnya Capai 20 Kilogram
"Karena manajemen ini selaku pengguna anggaran APBD, sudah jadi tugasnya untuk menyelesaikan tanggungjawab administrasi," ujar dia.
Persiku Kudus senior yang saat ini bermain pada Liga 3 tersebut memperoleh anggaran dari APBD 2019 sebesar Rp 2,95 miliar.
Sedangkan Persiku Kudus junior mendapatkan anggaran sebesar Rp 550 juta pada 2019.
"Tidak hanya meminta LPJ secara teknis, target lolos ke final yang gagal juga nanti akan kami tanyakan," jelas dia.
Sementara itu, Ketua Umum Suporter Macan Muria, Iqbal Tawakal mendesak agar panitia seleksi segera membentuk tim.
• Ingin Turunkan Berat Badan Hingga 1 Kilogram Tiap Hari? Mulai Sekarang Konsumsilah Pepaya
• Sulap Kamar Mandi Ala Pedesaan? Biaya Makeover Cuma Rp 6 Juta
"Siapapun yang mengisinya yang penting harus saling mendukung dan tidak ada like and dislike," ujarnya.
Dia juga berharap, tim yang baru punya komitmen untuk membuat Persiku Kudus naik kelas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/final-piala-soeratin-u-17-2019-regional-jawa-tengah-antara-persiku-kudus-menghadapi-hati-beriman-fc.jpg)