Enam Hunian Ganggu Pembangunan Jalingkut Brebes-Tegal
Proyek pembangunan jalan lingkar utara (Jalingkut) dari Kabupaten Brebes sampai Kota Tegal telah dimulai.
Penulis: m zaenal arifin | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Proyek pembangunan jalan lingkar utara (Jalingkut) dari Kabupaten Brebes sampai Kota Tegal telah dimulai.
Saat ini, proyek nasional tersebut dalam tahap pembersihan dan penimbunan material.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) jalan nasional Brebes-Tegal Bina Marga Wilayah 1 Jawa Tengah, Yudi Harto Suseno mengatakan, proyek tersebut dimulai beberapa waktu lalu usai penandatanganan kontrak kerja.
Hanya saja, pihaknya hingga kini fokus memindahkan hunian yang berada di Jalingkut sepanjang 17 kilometer itu.
"Masih ada enam hunian warga yang menempati lahan Jalingkut. Itu kita bersihkan dulu agar pelaksanaannya nanti tidak ada kendala," kata Yudi, saat dihubungi melalui telepon, Selasa (21/1/2020).
Yudi menuturkan, pihaknya telah menerjunkan tim untuk melakukan pendekatan kepada para warga pemilik hunian.
Tujuannya agar warga membongkar sendiri bangunannya itu. Hanya saja, ia berharap pembongkaran bisa dilakukan secepatnya.
"Harapannya pembongkaran bisa sesegera mungkin. Karena kami ditarget Jalingkut Brebes-Tegal bisa fungsional saat lebaran mendatang," jelasnya.
Meski sudah fungsional, lanjut Yudi, bukan berarti pembangunan Jalingkut sudah selesai. Nantinya, sebagian Jalingkut sudah berupa aspal. Namun sebagian lagi masih berupa timbunan tanah.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Brebes, Dani Asmoro mengatakan, proyek pembangunan Jalingkut Brebes-Tegal sepanjang 17 kilometer (KM).
Anggaran pembangunannya mencapai Rp 223 miliar.
Menurutnya, pelaksanaan pembangunan ditargetkan selama satu tahun yaitu 2020 ini. Namun, Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono telah menargetkan Jalingkut sudah fungsional pada arus mudik lebaran nanti.
"Kita terus koordinasi dengan pihak PPK untuk mensupport terkait jalur akses mobilisasi baik alat berat dan material apabila lewat jalan kabupaten," katanya.
Proyek pembangunan Jalingkut Brebes-Tegal sepanjang 17,005 kilometer sempat mangkrak selama bertahun-tahun. Proyek Jalingkut itu kali pertama dimulai pembangunannya oleh PT Bumiredjo pada 2010 lalu dengan total anggaran Rp 205 miliar.
Namun, proyek itu berhenti di tengah jalan saat proses pembangunan baru mencapai 48 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/beberapa-pekerja-melakukan-pengukuran-jalan-lingkar-utara-jalingkut-brebes-tegal.jpg)