Modus Baru Jual Miras di Pati, Arak Dicampur Irisan Apel, Mirip Sup Buah

Satgassus Kebo Landoh Polres Pati menemukan peredaran minuman keras (miras) ilegal jenis arak yang dicampur buah apel.

DOK POLRES PATI
Satgas Kebo Landoh Polres Pati menemukan peredaran miras ilegal jenis arak yang dicampur buah apel, Kamis (23/1/2020). Miras oplosan tersebut mirip seperti sup buah. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Kebo Landoh Polres Pati menemukan peredaran minuman keras (miras) ilegal jenis arak yang dicampur buah apel.

Miras oplosan tersebut pun kemudian dikemas semacam sup buah.

Kasatgassus Kebo Landoh Polres Pati, AKP Sugino menjelaskan, campuran buah apel dalam miras ini merupakan modus baru yang ditemukan petugas saat melakukan operasi penyakit masyarakat (pekat) di Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti.

Idenya Bagus Juga, Halaman Kantor Kecamatan Jadi Pasar Tani, Bupati Karanganyar Sarankan Ini

56 OPD Belum Terlihat Inovasinya, Bupati Asip Akui Kabupaten Pekalongan Perlu Banyak Belajar

“Di desa tersebut, kami menemukan arak yang dicampur buah apel yang diiris tipis. Itu dijual umum di masyarakat,” ujarnya kepada Tribunjateng.com, Kamis (23/1/2020).

Hal ini, lanjutnya, diduga merupakan upaya pelaku mengelabui petugas agar tidak terjaring razia.

Arak tersebut, sebut AKP Sugino, dijual dengan harga yang relatif murah.

PSIS Semarang Tertarik Datangkan Muhammad Ridwan, Sahabat Egy Maulana Vikri Asal Boja Kendal

Anggota TNI Gadungan Dibebaskan, Polres Pekalongan Kota: Tidak Ada Laporan Resmi Korban

”Satu gelas ukuran sedang dijual seharga Rp 10 ribu. Sementara untuk ukuran satu gelas penuh dijual Rp 15 ribu,” ujarnya.

Dari temuan tersebut, polisi mengamankan S, warga setempat yang diduga merupakan peracik sekaligus penjual miras tersebut.

Polisi juga mengamankan 47 liter arak bercampur irisan apel siap jual sebagai barang bukti.

"Selain itu, di lokasi yang sama kami juga mengamankan arak putih, vodka, dan new port,” pungkas dia. (Mazka Hauzan Naufal)

Terungkap Absennya Supardi Nasir Saat Latihan Perdana Persib Bandung, Bukan Karena Sriwijaya FC

Tiap Kamis Wajib Kenakan Pakaian Adat, Berikut Tanggapan ASN Pemkot Tegal

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved