Peringatan HUT Satpam di Polres Semarang Diisi Atraksi Bela Diri dan Olah Pernafasan
Polres Semarang peringati HUT Satpam ke-39, di Mapolres Semarang, Rabu (22/1/2020).
Penulis: akbar hari mukti | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Polres Semarang peringati HUT Satpam ke-39, di Mapolres Semarang, Rabu (22/1/2020).
500 satpam dari beberapa perusahaan di Kabupaten Semarang memamerkan atraksi bela diri, disaksikan langsung Kapolres Semarang AKBP Adi Sumirat, dan beberapa tamu undangan.
Selain bela diri, juga ditampilkan aksi olah pernafasan, dan baris berbaris.
• Ternyata Ide Pembuatan Monas Bukan dari Soekarno, Tapi Warga Biasa dan Dikerjakan Jepang
• Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun: Anggota PMI Meninggal saat Jalankan Tugas di Lokasi Bencana
• Kombes Polisi Trunoyudo Isyaratkan Panggil Ningsih Tinampi Gara-gara Ngaku Bisa Panggil Nabi
• Pengakuan Istri Deddy Dores yang Orbitkan Nike Ardilla, Anaknya Banting Setir Jadi Driver Ojol
AKBP Adi Sumirat memaparkan, upacara memperingati hari Satpam ke-39 merupakan aksi serempak secara nasional.
Tujuannya, untuk menunjukkan bahwa satpam merupakan mitra Polri.
"Artinya bisa bekerjadama dalam rangka memberikan keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja masing-masing," paparnya.
Ia menilai satpam harus memiliki kemampuan ahli dalam pengamanan, sebab satpam bertugas membantu kepolisian dalam melaksanakan ketertiban di lingkungan.
Maka, Kapolres Semarang menjelaskan pihaknya pun secara kontinyu memberikan pembinaan kepada para satpam di Kabupaten Semarang.
Di antaranya membina bela diri, hingga peraturan berbaris.
"Hal itu agar meningkatkan kedisiplinan, kemudian meningkatkan kemampuan melihat, mempertimbangkan situasi yang ada di tempat kerjanya."
"Artinya apabila kejadian yang mengganggu kamtibmas, bisa melakukan tindakan kepolisian terbatas untuk mewujudkan keamanan," jelasnya.
Menurutnya di Kabupaten Semarang, setiap perusahaan rata-rata memiliki 5 hingga 6 satpam.
Tak hanya di perusahaan, menurutnya satpam juga ada di perumahan, tempat makan, hingga obyek-obyek wisata di Kabupaten Semarang.
"Sebenarnya satpam dipergunakan oleh siapapun yang menginginkan lingkungannya aman," jelas dia. (Ahm)
• 14 PMI Kabupaten di Jawa Tengah Catat Kenaikan Bulan Dana 20 Persen
• Di ISTEC 2020, Aulia dan Iffat Siswi SMP N 19 Semarang Sabet Medali Perak
• Laboratorium Klinik Prodia Kembali Jalin Kerjasama dengan Undip
• Dualisme Kepengurusan, Ketua KSP Intidana Dilaporkan Anggota Koperasi ke Polda Jateng
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/satpam-melakukan-aksi-olah-pernafasan-di-mapolres-semarang-rabu-2212020.jpg)